9 Poin Buka-bukaan HRS Kala Serahkan Diri sebagai Tersangka



NusaMerdeka ~  Setelah dua kali mangkir karena alasan pemulihan, Habib Rizieq Shihab menyerahkan diri sebagai tersangka penghasutan terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Habib Rizieq siap memberikan keterangan kepada polisi.
Habib Rizieq akhirnya memenuhi janjinya datang ke Polda Metro Jaya di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (12/12/2020), pukul 10.24 WIB.

Habib Rizieq datang menggunakan mobil berwarna putih dengan pelat nomor B-1-FPI bersama rombongan, salah satunya Sekretaris Umum FPI Munarman.

Padahal Polda Metro Jaya memastikan tidak ada pemanggilan kepada Habib Rizieq hari ini. Polda Metro Jaya memastikan Habib Rizieq menyerahkan diri karena takut ditangkap.

"Tidak ada pemanggilan untuk MRS hari ini. Dia menyerahkan diri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (12/12).

"Dia takut, sehingga dia menyerah," tambah Yusri.

Berikut 9 poin pernyataan Habib Rizieq:

Tidak Pernah Lari, Apalagi Sembunyi

Habib Rizieq menegaskan tidak pernah lari dan sembunyi. Dia mengaku berada di Bogor dan sesekali ke Jakarta.

"Saya tidak pernah lari, apalagi sembunyi. Sekali lagi saya ulangi, saya tidak pernah lari dan tidak pernah sembunyi," kata Habib Rizieq seperti disiarkan dalam YouTube Front TV seperti dilihat detikcom, Sabtu (12/12).

Habib Rizieq menyebut selama ini berada di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor. Habib Rizieq mengungkapkan di Megamendung dalam rangka pemulihan.

Janji Tak Ingkari Komitmen

Habib Rizieq menyebut tidak pernah mengingkari komitmen yang sudah dibuat. Dia mengaku akan memenuhi panggilan awal pekan depan.

"Kalau saya pribadi ingin tetap berpegang pada komitmen, karena kita ini ustaz, dai, bergerak di bidang agama, tidak layak kalau kami batalkan perjanjian atau suatu komitmen," kata Habib Rizieq Shihab dalam siaran YouTube Front TV seperti dilihat detikcom, Sabtu (12/12).

Habib Rizieq menyebutkan sudah berkomitmen akan memenuhi panggilan polisi pada Senin (14/12/2020). Hal itu disampaikan oleh pengacaranya kepada penyidik Polda Metro Jaya pada kesempatan pemanggilan kedua 7 Desember 2020.

"Pada hari itu juga, di pagi hari, Senin, 7 Desember, ada kesepakatan antara para pengacara dengan para penyidik, juga dengan keridaan saya, di mana kita sepakat bahwa saya akan datang ke Polda Metro Jaya pada Senin, 14 Desember 2020. Itu sudah merupakan satu komitmen," tuturnya.

"Artinya, komitmen kita akan datang insyaallah sehat walafiat, tidak ada halangan lagi. Nah, ini yang perlu kita sampaikan dan komitmen ini kita jaga betul karena saya akan memegang komitmen dengan pihak mana pun kalau kita sudah buat suatu kesepakatan atau sebuah perjanjian," lanjutnya.

Minta Pendukung Doakan dari Rumah

Habib Rizieq meminta masyarakat tidak datang ke Polda Metro Jaya agar tidak tercipta kerumunan. Dia meminta pendukung mendoakannya.

"Kepada semua umat Islam, saya minta tidak membuat kerumunan. Jadi jangan sampai mengganggu proses hukum ini. Sabar, tenang, ikuti proses hukum ini yang baik, ikuti aturan yang ada," kata Habib Rizieq seperti dilihat detikcom dalam YouTube Front TV, Sabtu (12/12).

Habib Rizieq meminta masyarakat cukup mendoakan dirinya saja dari rumah. Dia menegaskan agar masyarakat tidak hadir agar tidak tercipta kerumunan lagi.

"Banyak-banyak berdoa, mudah-mudahan semua berjalan baik. Insyaallah, Allah memberikan keamanan, keselamatan, kemenangan, dan lain sebagainya. Jadi, tolong, jangan buat kerumunan karena kita sudah buat komitmen bagaimana menjaga protokol kesehatan," ucapnya.

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga tidak ingin ada lagi provokator yang membuat kegaduhan terkait kerumunan. Karena itu, dia menegaskan sekali lagi kepada seluruh masyarakat agar tidak turun ke jalan dan cukup mendoakan dari rumah.

"Jangan buat kerumunan. Sebab, kalau buat kerumunan lagi, nanti ada provokator lagi, ribut lagi, gaduh lagi. Saya tidak mau ada kegaduhan, saya tidak ingin ada kerumunan. Saya ingin pemeriksaan itu berjalan secara baik sesuai undang-undang yang berlaku dan kepada masyarakat cukup doakan dari rumah agar saya dan pengacara semua diberi kekuatan oleh Allah," ujarnya.

Terkejut Jadi Tersangka

Habib Rizieq tidak menyangka karena belum pernah diperiksa sebagai saksi. Diketahui Habib Rizieq disangkakan Pasal 160 dan Pasal 216 KUHP.

"Yang mengejutkan kami pada hari Kamis, tanggal 10 Desember 2020, secara tiba-tiba Polda Metro Jaya mengumumkan saya sebagai tersangka. Tentunya saya, para pengacara semua, terkejut karena dua panggilan sebelumnya saya masih berstatus sebagai saksi, dan itu belum sempat diperiksa," kata Habib Rizieq seperti dilihat detikcom dalam YouTube Front TV, Sabtu (12/12).

Pada kasus ini, polisi menyebut sudah dua kali memanggil Habib Rizieq, tetapi yang bersangkutan saat itu tidak memenuhi panggilan. Polisi juga sempat berujar akan menangkap Habib Rizieq setelah menetapkan tokoh FPI itu jadi tersangka.

Habib Rizieq mengatakan sebetulnya tetap akan datang ke pemeriksaan sesuai kesepakatan, yakni pada 14 Desember 2020. Namun dia tidak menyangka sudah ditetapkan sebagai tersangka sebelum menghadiri pemeriksaan.

Tidak Pernah Pergi ke Mana-mana

Habib Rizieq mengaku selama ini berada di kediamannya di Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor. Dia mengaku tidak pernah pergi ke mana-mana.

"Saya selalu ada di Pesantren Agrokultural Markaz Syariah. Saya nggak pernah ke mana-mana, itu tempat tinggal saya," kata Habib Rizieq di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12).

Habib Rizieq mengaku hanya sesekali meninggalkan Megamendung, seperti pergi ke Petamburan dan Sentul untuk urusan keluarga.

Sehat Walafiat dan Siap Diperiksa

Habib Rizieq mengaku kondisinya sehat. Dia pun siap menjalani pemeriksaan.

"Saya bisa hadir di Polda Metro Jaya untuk mengikuti pemeriksaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Habib Rizieq.

Tidak ada persiapan yang dilakukan Habib Rizieq untuk pemeriksaan ini. Dia mengaku akan menjawab semua pertanyaan penyidik.

"Persiapan tidak ada, kita jawab, kita selesaikan. Saya alhamdulillah selalu sehat walafiat," kata dia.

Jalani Tes Swab, Hasilnya Negatif Corona

Sebelum menjalani serangkaian pemeriksaan sebagai tersangka, Habib Rizieq dites swab oleh polisi.

Berdasarkan foto yang diterima detikcom, tampak Habib Rizieq duduk didampingi Sekum FPI Munarman.

Di depannya ada dokter polisi (dokpol) yang mengenakan baju hazmat serta sejumlah alat swab test yang berada di atas meja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan swab test terhadap terperiksa merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan kepolisian. Apa hasilnya?

"Negatif rapid swab antigen ya, negatif rapid swab antigen, bukan PCR ya," ujar Kabidokes Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab ketika dimintai konfirmasi, Sabtu (12/12/2020).

Diperiksa sebagai Tersangka

Setelah tes swab, Habib Rizieq kemudian menjalani pemeriksaan sebagai tersangka penghasutan terkait kerumunan di Petamburan.

"Prosesnya, setelah di-swab, setelah itu diberikan surat perintah penangkapan. Kemudian dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Sabtu (12/12).

Begini Respons Habib Rizieq soal Penahanan

Habib Rizieq ditanya terkait kemungkinan dirinya ditahan setelah pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Apa respons pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini?

"Itu nanti belakangan, yang penting sekarang ini saya ada pemeriksaan terkait kerumunan, ya," kata Habib Rizieq di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12/2020).

Polda Metro Jaya mengatakan ditahan atau tidaknya Habib Rizieq merupakan kewenangan penyidik.

"Jadi gini, prosesnya setelah di-swab. Setelah itu diberi surat perintah penangkapan, kemudian dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12).

"Untuk penahanan kan kewenangan dari penyidik, melihat nanti alasan objektif dan subjektif," sambung Yusri.

Yusri menambahkan pihaknya mempunyai waktu 1x24 jam untuk memeriksa Habib Rizieq sebagai tersangka sebelum memutuskan akan ditahan atau tidaknya.

Sumber :detik.com

0 Response to "9 Poin Buka-bukaan HRS Kala Serahkan Diri sebagai Tersangka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close