Trump Masih Tak Akui Kekalahan, Joe Biden: Itu Memalukan!


NusaMerdeka ~   Donald Trump masih enggan mengakui kekalahannya dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2020. Presiden AS terpilh Joe Biden menyebut hal itu memalukan.
"Saya hanya berpikir itu memalukan, sejujurnya," kata Biden ketika ditanya pendapatnya tentang penolakan Trump untuk mengakui kekalahan, seperti dilansir AFP, Rabu (11/11/2020).

"Bagaimana saya bisa mengatakan ini dengan bijaksana. Saya pikir itu tidak akan membantu warisan presiden," lanjut Biden kepada wartawan di kampung halamannya di Wilmington, Delaware.

Meski begitu, presiden terpilih dari Partai Demokrat itu mengatakan penolakan Trump tidak akan berpengaruh dengan pemerintahan AS yang baru nantinya. Biden yakin semua rencana dan kebijakannya akan tetap berjalan.

"Fakta bahwa mereka tidak mau mengakui kami menang saat ini tidak terlalu berpengaruh dalam perencanaan kami," kata Biden.

"Saya pikir pada akhirnya, semuanya akan membuahkan hasil pada tanggal 20 Januari, dan antara sekarang dan nanti, harapan dan harapan saya adalah bahwa orang Amerika benar-benar tahu, dan memahami bahwa telah ada transisi," lanjutnya.

Lebih lanjut, ketika ditanya apa yang akan disampaikan kepada Trump, Biden berharap dirinya berbicara dengan Trump. "Tuan Presiden, berharap dapat berbicara dengan Anda," katanya.

Trump masih belum mengakui kekalahannya hingga saat ini. Bahkan pihak Trump tengah mengajukan gugatan ke pengadilan agar Pennsylvania tidak tetapkan kemenangan Biden. Simak berita selengkapnya.

Tim kampanye Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah mengajukan gugatan hukum ke pengadilan federal Pennsylvania. Gugatan ini bertujuan untuk mencegah otoritas negara bagian Pennsylvania untuk mensertifikasi kemenangan Presiden terpilih AS, Joe Biden, di negara bagian tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (10/11/2020), gugatan hukum ini diajukan oleh tim kampanye Trump dan dua pemilih terdaftar ke pengadilan federal Pennsylvania pada Senin (9/11) waktu setempat. Dalam gugatan itu, tim kampanye Trump menuduh sistem pemungutan suara via pos di Pennsylvania kurang transparan dan verifikasinya tidak seperti pemungutan suara secara langsung.

"Kurangnya kualitas transparansi dan verifikasi (pada pemungutan suara via pos) seperti yang ada pada pemungutan suara secara langsung," sebut gugatan tersebut.

Gugatan hukum ini mengklaim para pejabat negara bagian Pennsylvania melanggar Konstitusi AS dengan menciptakan 'sistem pemungutan suara dua level yang ilegal' di mana pemungutan suara secara langsung lebih banyak diawasi dibandingkan surat suara via pos.

Gugatan itu diajukan terhadap Sekretaris Negara Bagian Pennsylvania, Kathy Boockvar dan badan pemilu di distrik-distrik yang condong mendukung Partai Demokrat, termasuk Philadelphia dan Pittsburgh. Kantor Boockvar belum memberikan tanggapannya.

Sumber :detik.com

0 Response to "Trump Masih Tak Akui Kekalahan, Joe Biden: Itu Memalukan!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close