Tinggalkan Ibu Kota, Para Jenderal Polisi Ini Pilih Hidup di Kampung jadi Petani



NusaMerdeka ~  Presiden Joko Widodo baru saja memberikan penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana kepada beberapa purnawiran polisi. Penghargaan tersebut dilakukan dan diberikan di Istana Negara, Rabu (11/11/2020). Namun, ada salah satu purnawirawan polisi yang begitu menarik perhatian publik.

Penampilan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman terlihat begitu berbeda dari sebelumnya. Mantan Jenderal Polisi yang memilih tinggalkan ibu kota ini sekarang tampil dengan kumisnya. Selain itu, sosoknya yang lebih memilih hidup di kampung untuk menjadi petani juga kembali menjadi perbincangan hangat.

Siapa sangka, masih ada Jenderal Polisi yang memilih tinggalkan ibu kota dan hidup di kampung sebagai petani. Simak ulasan informasinya berikut ini.

Komjen Pol (Purn) Susno Duadji
Komjen Pol (Purn) Susno Duadji pernah menghebohkan publik dengan pernyataannya atas KPK serta Polri pada tahun 2009 lalu. Akibat pernyataannya itu, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji harus berhenti dari karier yang tengah dicapainya.

Tak hanya itu, nama mantan Jenderal Polisi ini juga ikut tersangkut kasus yang melibatkan banyak nama penting di kepolisian dan beberapa pejabat. Hingga akhirnya ikut mendekam di balik bui.

Namun, sejak bebas dari jeruji besi, Susno Duadji memilih untuk kembali ke kampung halamannya di Sumatera Selatan. Bukan untuk menjadi seorang Polisi kembali, Susno Duadji memutuskan untuk bekerja di bidang pertanian. Mulai dari sawah, ladang tembakau hingga ladang cabai dikelola oleh pensiunan jenderal bintang tiga ini.

Latar Belakang Petani
30 tahun lebih berkarier sebagai seorang anggota kepolisian tak membuat Susno Duadji terus mengembangkan sayap kariernya. Pensiunan jenderal tiga ini telah merasakan pahit getirnya, bahkan sudah banyak kasus yang melibatkan namanya hingga membuatnya mundur dari jabatan. Setelah melewati masa tahanan, Susno Duadji kembali ke kampung halaman dan mulai berprofesi sebagai petani.

"Karena habitat saya petani. Orang tua saya petani, keluarga petani, kok nyasar ke polisi 32 tahun," ujar Susno Duadji saat diwawancara oleh Deddy Corbuzier di pertengahan tahun 2019 lalu.

Tak ingin main-main, Susno Duadji bahkan ikut turun tangan langsung dalam mengelola lahannya. Meski ada beberapa lahan yang dilimpahkan ke orang lain dan ada yang bagi hasil juga. 

"Sebagian saya kelola sendiri, sebagian saya limpahkan, sebagian lagi bagi hasil," jelas Susno Duadji di salah satu wawancara (27/6/2019).

Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman
Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman juga menjadi jenderal polisi yang memilih hidup di kampung halaman. Pada tahun 2015, Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman diberhentikan sebagai Kapolri sesuai dengan keputusan Presiden Joko Widodo. Mantan jenderal ini mengaku ikhlas dengan keputusan sang presiden. Setelah dicopot, Sutarman mengungkapkan tak ingin terjun lagi ke ranah pemerintahan. 

Bahkan, Sutarman juga mengutarakannya langsung kepada Presiden Joko Widodo. Padahal, sebenarnya Presiden Joko Widodo telah mengajaknya untuk mengisi beberapa posisi dalam pemerintahan. Salah satunya sebagai Duta Besar. Sutarman justru ingin terjun ke dalam kegiatan sosial dan ikut membantu sang ayah di kampung halaman. Tidak tanggung-tanggung, mantan Jenderal Polisi ini ingin membantu ayahnya yang berprofesi sebagai seorang petani.

"Saya loyal 100 persen pada presiden apapun yang diputuskan, bahkan sampai beliau menawari saya beberapa jabatan. Saya katakan saya akan pensiun menikmati sisa-sisa hidup ini. Saya bilang ke presiden akan bantu bapak saya bertani," kata Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman. 

Sumber :merdeka.com

0 Response to "Tinggalkan Ibu Kota, Para Jenderal Polisi Ini Pilih Hidup di Kampung jadi Petani"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close