Penjelasan Lengkap Jenderal TNI soal Video Anggota Marinir Beri Tameng ke Pendemo



NusaMerdeka ~   Aksi demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja terjadi di beberapa kota di Indonesia. Beredar video memperlihatkan anggota Marinir memberikan tameng kepada para pendemo.

Hal tersebut sontak menimbulkan fitnah yang menyebutkan bahwa TNI justru mendukung para pendemo dengan memberikan perlindungan. Sedangkan tugas TNI sendiri menjadi penengah dan mendukung sepenuhnya tugas Polri.

Beredarnya info tersebut, petinggi TNI pun akhirnya buka suara dan memberikan penjelasan terkait video beredar. Berikut ulasan selengkapnya.

Kebetulan Ada Mobil Marinir Siaga
Saat aksi demo berlangsung dan setelah mendapatkan imbauan dari Gubernur, banyak anggota Marinir dan juga mahasiswa yang saat itu kesulitan untuk pulang menuju Pamulang. Kebetulan kala itu terdapat sebuah mobil Marinir yang sedang standby di sana.

Hal tersebut telah dijelaskan oleh Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurrahman melalui press release yang tengah diunggah dalam akun Instagram @suhartono323.

Di Mobil Ada Tameng untuk Mengatasi Huru-Hara
Dijelaskan juga oleh Mayjen TNI Dudung Abdurrahman memang di dalam mobil tersebut sudah tersedia tameng yang berguna untuk mengatasi huru-hara. Namun tidak berarti hal tersebut diperuntukkan kepada mahasiswa agar digunakan demo.

"Kebetulan di dalam truk itu ada tameng-tameng, sebagai peralatan untuk mengatasi huru-hara," ujarnya.

Mahasiswa Hanya Bantu Turunkan Tameng
Tameng yang ada di dalam truk bukan sengaja diturunkan agar bisa digunakan para mahasiswa dapat melakukan aksi demo. Melainkan untuk dipindahkan kepada mobil lainnya, agar truk tersebut dapat digunakan untuk mengantar para mahasiswa yang kesulitan pulang saat itu.

"Sehingga tameng-tameng itu diturunkan oleh anggota dan mahasiswa itu membantu menurunkan itu untuk dipindahkan ke kendaraan lainnya. Bukan berarti memberikan tameng kepada mahasiswa, tidak," tegas Dudung.

TNI Mendukung Penuh Tugas Kepolisian
Mayjen TNI Dudung Abdurrahman juga menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung tugas dari para kepolisian. Bukan malah mencari popularitas seperti apa yang telah dituduhkan.

"Kita mendukung penuh dengan tugas kepolisian. Tidak ada kita mencari popularitas dan sebagainya," lanjut Mayjen Dudung.

Video Mahasiswa Diberi Tameng
Berikut adalah video memperlihatkan mahasiswa sedang diberikan tameng yang sebenarnya hanya membantu memindahkannya agar truk dapat digunakan untuk mengantarkan mereka pulang ke Pamulang.



View this post on Instagram

FITNAH KEJI TERHADAP TNI Beredar di sosmed fitnahan terhadap TNI membantu mempasilitasi para pendemo dengan tameng. Bahkan memfitnah TNI hanya mencari muka dan popularitas di tengah aksi demo. Padahal kita tau tugas TNI di sini adalah menjadi penengah dan mendukung sepenuhnya tugas Polri. Itulah mengapa ketika TNI turun ke lapangan tanpa menggunakan Helm, rompi dan tameng, karena tugas TNI di sini sebagai penengah. Bukan untuk cari muka ataupun popularitas. TNI bergerak atas perintah, bukan atas kemauan sendiri. Dan dimanapun TNI berada pasti memegang 8 kewajiban TNI sebagai dasarnya. 8 WAJIB TNI 1. Bersikap ramah tamah terhadap rakyat. 2. Bersikap sopan santun terhadap rakyat. 3. Menjunjung tinggi kehormatan wanita. 4. Menjaga kehormatan diri di muka umum. 5. Senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya. 6. Tidak sekali-kali merugikan rakyat. 7. Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat. 8. Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Mari kita simak klarifikasi Bpk Pangdam Jaya 🙏, Video Di postingan Selanjutnya @tnilovers18 @indonesian_military45

A post shared by MILITER INDONESIA 🇮🇩 (@indonesian_military45) on


Sumber :merdeka.com

0 Response to "Penjelasan Lengkap Jenderal TNI soal Video Anggota Marinir Beri Tameng ke Pendemo"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close