Najwa Permalukan Terawan, Dewi: Kau Presenter Bukan Hakim, Jangan Merasa Paling Benar



NusaMerdeka ~  Politisi Partai PDI Perjuangan Dewi Tanjung ikut angkat bicara mengenai wawancara kursi kosong di acara mata najwa yang dianggap mempermalukan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Menurut Dewi, Najwa Shihab, sang pembawa acara, bukanlah hakim yang berhak menghakimi orang seenaknya.

“Najwa Shihab kau hanya Presenter Bukan Hakim yg menghakim orang seenak jidat kau.

Kau sadar diri aja lah jangan Ujub merasa paling cerdas dan paling benar,” tulis Dewi di akun Twitternya, Jumat (2/10/2020).

Dewi malah menyinggung kenapa Najwa tidak menyoroti kasus Covid-19 di Pemprov DKI yang jadi salah satu penyumbang tertinggi di Indonesia. Menurut Dewi, bisa jadi Najwa tidak membahas hal tersebut karena suami dan kakak perempuannya mendapat proyek dari Gubernur Anies Baswedan.

“Sedangkan kasus Pemprov DKI di depan mata saja kau pura2 ngga tau.

Apa karna suami dan kakak kau dapat kerjaan dr Anis ??” tanya Dewi.

Najwa sendiri sebenarnya sudah menjawab semua kritik yang tertuju kepadanya. Ia menegaskan, treatment menghadirkan bangku kosong, adalah hal yang wajar, terlebih di negara demokrasi seperti yang berlaku di Tanah Air.

"Sejujurnya, ini bukan ide yang baru2 amat. Di negara dgn tradisi demokrasi dan debat yang lebih panjang dan kuat, misalnya Inggris atau Amerika, menghadirkan bangku kosong yang mestinya diisi pejabat publik sudah biasa," ujarnya melalui akun Instagramnya pada Selasa (29/9/2020),

"Treatment ini juga berbeda dengan format wawancara imajiner," ujarnya.

"Pertama, pada dasarnya saya tidak sedang melakukan wawancara, saya hanya sedang mengajukan pertanyaan, Pertanyaan kan, tidak harus diajukan secara tatap muka. Bisa dilakukan secara jarak jauh dengan perantara macam-macam medium,"

"Ini juga tidak imajiner karena (a) pertanyaan yang saya ajukan memang bukan imajiner dan saya juga tidak mengarang atau membuatkan jawaban2 fiktif seolah-olah saya sudah berdialog dengan Pak Terawan."

"(b) Pak Terawan juga sosok yang eksis dan hidup, sehingga Pak Terawan bisa menjawabnya kapan saja, bahkan sejujurnya boleh menjawabnya di mana saja," terangnya.

"Sebagai pengampu Mata Najwa, tentu saya berharap ia bersedia hadir di program saya."

"Namun, sebagai bagian dari komunitas pers lebih luas dan juga seorang warga negara, saya sudah cukup senang jika Pak Menteri menjawab kegelisahan publik walau itu tidak dilakukan di #MataNajwa,"

"Sebab kerja-kerja mengawasi proses politik dan pengambilan kebijakan adalah tugas bersama, dan saya percaya @Narasi.tv tidak sendirian melakukannya," ujarnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli

Sumber :netralnews.com

0 Response to "Najwa Permalukan Terawan, Dewi: Kau Presenter Bukan Hakim, Jangan Merasa Paling Benar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close