Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!



NusaMerdeka ~  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota setempat mengajukan dana sebesar Rp115,4 miliar pada tahun anggaran 2020 untuk pengadaan tanaman. 

Hal itu tertulis dalam laman sirup.lkpp.go.id, yaitu Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP). 

Kepala Dinas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Suzi Marsitawati mengatakan pengajuan anggaran itu dilakukan pihaknya lantaran pengadaan tanaman itu adalah kebutuhan yang sangat mendesak bagi dinasnya.

Tanamanan yang dibeli dengan uang ratusan miliar itu kata dia untuk memuluskan perawatan rutin yang dilakukan dinasnya yang ia klaim sudah mulai krisis bibit tanaman.

“Ini untuk pemeliharaan rutin dan urgent," kata Suzi saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).

Setelah mendapat masukan dari berbagai pihak, Suzi mengaku kini nilai anggaran yang diajukan pihaknya telah rasionalisasi.

Tetapi sayang dia tidak menjelaskan besaran anggaran setelah refocusing. Intinya nominalnya lebih kecil dari angka saat ini.

“Sudah di rasionalisasi (anggarannya),” pungkasnya.

Pengajuan anggaran yang mencapai nominal ratusan miliar ini membuat geram Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta. Uang sebanyak itu dinilai lebih bermanfaat kalau dialihkan untuk menangani wabah Covid-19 yang sedang melanda Jakarta saat ini.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diminta supaya pandai-pandai mengatur anggaran di tengah krisis kesehatan yang mendera Ibu Kota saat ini.

“Di tengah situasi sulit akibat pandemi covid-19, Pak Anies harus lebih serius mengelola anggaran,” ujar Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Viani Limardi.

Viani menilai anggaran buat belanja tanaman di tengah corona ini hanya membuang-buang uang rakyat. Pengadaan tanaman bukan baginya bukan sebuah kebutuhan yang sangat mendesak. Saat ini yang paling penting adalah penangan masalah kesehatan masyarakat Jakarta.

“Jangan buang-buang uang rakyat untuk belanja yang tidak penting dan tidak mendesak. Pemprov DKI tidak perlu membeli tanaman dari luar karena sudah ada Unit Pengelola Pengembangan Tanaman Perkotaan yang tugasnya memproduksi tanaman," tegasnya.

Sumber :akurat.co

0 Response to "Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close