Kepala Manyung Bu Fat Semarang Jadi Klaster, Ada Belasan Positif Corona



NusaMerdeka ~  Warung makan Kepala Manyung Bu Fat di Semarang menjadi klaster penyebaran virus Corona atau COVID-19. Pemkot Semarang mengungkap awalnya ada seorang pekerja di warung tersebut yang positif Corona.
"Memang ada klaster baru Krobokan, kan tadinya mulus tidak ada kasus. Awalnya salah satu yang kerja di situ (warung Kepala Manyung Bu Fat) dirawat di rumah sakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moh Abdul Hakam kepada wartawan di kantor DPRD Kota Semarang, Jumat (11/9/2020).

Warung ini terletak di Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Hakam mengungkap, setelah mendapat informasi adanya pegawai warung makan Kepala Bu Manyung yang kena Corona, Dinkes Kota Semarang bersama puskesmas melaksanakan tracing.

"Kemudian tracing dan ketemu yang lainnya," ujar Hakam.

Hakam menjelaskan pembeli yang pernah ke warung tersebut dalam kurun waktu 14 hari bisa memeriksakan diri ke Puskesmas untuk swab. Mengingat warung tersebut dekat dengan akses ke bandara dan cukup laris karena terkenal.

"Jika menyodorkan diri ke Puskesmas akan di-swab," terangnya.

Diwawancara terpisah, Lurah Krobokan Semarang Barat Sarno mengatakan ada 18 orang yang dinyatakan positif COVID-19 dari klaster Rumah Makan Kepala Manyung Bu Fat tersebut. Belasan orang itu, kata Sarno, sudah dirawat di rumah sakit ada juga yang dikarantina di rumah dinas Wali Kota Semarang. Warung makan itu juga sudah ditutup sementara untuk disinfeksi.

"Setelah positif 18 (Corona), kemudian ditarik ke rumah dinas (dikarantina). Informasi kondisinya baik, yang di rumah sakit juga," ujar Sarno, kemarin.

Sarno menambahkan warung makan itu sudah memiliki tempat cuci tangan. Hanya saja penerapan protokol COVID-19 di warung makan seperti tempat duduk masih tidak berjarak.

"Di warung Bu Fat sudah dilakukan (protokol kesehatan) tapi belum sempurna, belum ada petugas dan belum menunjukkan tempat duduk yang berjarak," ujarnya.

Sumber :detik.com

0 Response to "Kepala Manyung Bu Fat Semarang Jadi Klaster, Ada Belasan Positif Corona"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close