Akhirnya TERUNGKAP! Ini Motif Prada MI Berbohong hingga Berujung Penyer*ngan Polsek Ciracas





NusaMerdeka ~  Prada MI dan puluhan prajurit TNI lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas pengerusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu 29 Agustus lalu.

Puspom TNI AD telah melakukan penyelidikan. Telah diperiksa 81 personel dari 34 satuan. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan.

"Yang sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka dan ditahan sebanyak 50 personel, dilakukan pendalaman sebanyak 3 personel, 23 personel sementara dikembalikan ke kesatuannya karena murni hanya sebagai saksi," kata Komandan Puspom TNI AD (Danpuspomad) Letjen Dodik Wijanarko, di Maspuspomad, Jalan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/9).

Dodik menyampaikan, berdasarkan pemeriksaan kalau Prada MI dalam pengaruh alkohol saat berkendara. Sehingga, ia melakukan kebohongan yang memicu kemarahan anggota lainnya.

"Ada perasaan takut kepada satuan apabila diketahui sebelum kecelakaan lalu lintas tunggal yang bersangkutan meminum minuman keras jenis anggur merah merek gold, keterangan saksi tersangka Prada MI diketahui hanya minum sebanyak dua gelas," katanya.

Takut Dimarahi Pimpinan

Selain itu, Prada MI pun takut apabila kendaraan yang ia pakai rusak akibat dirinya masih dalam pengaruh alkohol. Sebab, motor yang ia pakai adalah milik pimpinannya yang ia pinjam.

"Merasa malu kepada pimpinan bila diketahui sebelum kecelakaan lalu lintas tunggal disebabkan telah minum minuman keras jenis anggur merah merek gold dan takut merasa bersalah karena akibat kejadian tersebut sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam nomopol B 3580 TZH yang dipinjam oleh pimpinannya mengalami rusak, serta takut diproses hukum karena pada saat mengendarai sepeda motor tersebut tidak memiliki sim C dan tidak membawa STNK," jelasnya.

Dengan ketakutan itu, Prada MI terpaksa berbohong. Meskipun demikian, hasil tes pemeriksaan urine dan darah kalau hasilnya negatif dari narkotika.

"Terhadap dugaan tersangka Prada MI mengkonsumsi narkoba dari hasil tes labortarium dengan simpel urine darah dan rambut oleh laboratirum forensik BNN Lido menyebutkan hasilnya negatif," pungkasnya.

50 Orang Tersangka

Sebelumnya, Letjen Dodik Wijanarko menyebutkan, saat ini sudah 50 orang anggota TNI yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi Sabtu (29/8). Salah satu tersangka adalah Prada MI yang diduga menyebarkan berita bohong sehingga memicu aksi penyerangan.

"Yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 81 personel , terdiri dari 34 satuan. Yang sudah dinaikan statusnya menjadi tersangka dan ditahan sebanyak 50 personel. Masih dilakukan pendalaman terhadap 3 personel," katanya di Maspuspomad, Jalan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/9).

Dia melanjutkan, sebanyak 23 personel dikembalikan ke kesatuannya. Karena murni hanya sebagai saksi.

Dia melanjutkan, Prada MI telah keluar dari perawatan di Rumah Sakit, Cijantung, Jakarta Timur. Usai keluar rumah sakit, Prada MI langsung menjalani pemeriksaan.

”Terhadap prada MI, pada hari Jumat tanggal 4 September 2020, sekira pukul 11.30 WIB, telah selesai menjalani perawatan di rumah sakit tentara Ridwan Meuraksa, selanjutnya langsung diserahkan ke penyidik Detasemen POM Jayakarta II Cijantung, Kongdam Jaya," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan, maka Prada MI kini berstatus tersangka. Dia diancam dengan pasal menyebarkan berita bohong. Dia disangkakan Pasal 14 ayat 1 junto ayat 2 UU Nomor 1 tahun 1948 tentang Mempersamakan "Keadaan Bahaya" dengan "Tijd Van Oorlog" seperti yang Dimaksud Dalam Kitab-Undang-Undang Hukum Pidana Tentara.

Sumber :merdeka.com

0 Response to "Akhirnya TERUNGKAP! Ini Motif Prada MI Berbohong hingga Berujung Penyer*ngan Polsek Ciracas"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close