4 Fakta Baru Terungkap di Rekonstruksi Pesta Ga*, Nomor 4 Bikin Ngeri!



NusaMerdeka ~  Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pesta ga* pada Kamis (3/9/2020). Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap sejumlah fakta baru.

Rekonstruksi tersebut digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sembilan tersangka yang merupakan penyelenggara acara memperagakan perannya masing-masing.

Rekonstruksi tersebut terbagi menjadi dua bagian, yakni perencanaan hingga pelaksanaan pesta ga* yang digelar di sebuah apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan. Total ada 26 adegan yang diperagakan para tersangka.

"Kita merencanakan di sini ada 26 adegan yang akan kita perankan di sini. Mungkin saja akan bertambah atau mungkin saja akan berkurang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (3/9/2020).

Berikut 4 fakta baru yang terungkap di rekonstruksi:

1. Perencanaan Disusun di Kedai Kopi

Para tersangka merencanakan event ini dengan matang. Mereka merencanakan kegiatan dari A sampai Z, di sebuah kedai kopi. Pertemuan itu dihadiri oleh 4 orang tersangka.

Dalam pertemuan tersebut, para tersangka membahas segala persiapan terkait acara tersebut. Mulai dari pendanaan hingga penyusunan panitia, direncanakan di kedai kopi tersebut.

"Pertemuan pertama bicara soal anggaran dan kebutuhan. Pertemuan kedua tentang struktur panitia dan peserta yang akan datang," ujar Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Setelah perencanaan tersusun matang, para tersangka mulai menyusun timeline atau rundown acara. Panitia masuk ke apartemen sejak pukul 12.00 WIB, pada Jumat, 28 Agustus 2020.

"Kemudian mereka memasukkan barang-barang ke hotel, buku tamu, dan alat-alat se*sual lainnya," imbuhnya.

Pesta sendiri dimulai pada pukul 21.00 hingga pukul 03.00 WIB (Sabtu, 29/8/2020). Selama acara tersebut, tidak boleh ada peserta yang keluar.

2. Sewa Apartemen Rp 1,3 Juta

Para tersangka menggelar pesta ga* tersebut di sebuah apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan yang disewa seharga Rp 1,3 juta. Untuk menyamarkan aksinya itu, para tersangka seolah-olah merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Adegan 6: Jumat 28 Agustus 2020 jam 12.00 WIB siang. Tersangka TRF datang ke apartemen untuk booking kamar 608 di lantai 6 seharga Rp 1,3 juta untuk satu malam," ujar penyidik membacakan rekonstruksi.

Setelah melakukan pembayaran, tersangka TRF kemudian mendatangi kamar 608 tersebut untuk menyimpan barang-barang yang akan digunakan di pesta se*s malam harinya.

"Setelah mendapatkan kamar tersangka TRF kemudian menaruh barang-barang pesta se*s ke kamar 608," sebut penyidik.

3. 'Games' Pornoaksi

Polisi mengungkap adanya sejumlah 'permainan' yang dilakukan antarpeserta pesta ga* di apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam rekonstruksi terungkap, 'permainan' yang dimaksud berbau pornoaksi.

Perlombaan tersebut diinisiasi oleh tersangka berinisial TRF yang berperan sebagai ketua panitia. Awalnya, dalam kegiatan 'lomba', panitia akan memilih tiga pasangan sesama jenis.

Sebelumnya, polisi mengungkap ada sejumlah 'permainan' yang dilakukan antarpeserta pesta ga* yang digelar di apartemen di Kuningan, Jaksel itu.

"Di dalam mereka menggunakan permainan game-game yang mereka lakukan, banyak game yang dilakukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/9).

4. Akan Ada Event Lanjutan, Jika Tak Tertangkap

Sebagai hadiah 'perlombaan', para tersangka memberikan potongan harga sebesar 50 persen bagi peserta games yang menang. Hal ini mengindikasikan bahwa para tersangka bakal menggelar event lanjutan jika tidak tertangkap.

"Satu hal terkuak di fakta rekonstruksi bahwa adegan-adegan dari game satu dengan terakhir, bahwa setiap pemenang dari game yang dilakukan akan diberi hadiah terkait dengan event selanjutnya dengan diskon 50 persen," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

"Artinya apa? Akan ada event selanjutnya. Kemungkinan kalau komunitas ini tidak ditangkap, akan ada event lagi seperti ini," sambung Calvijn.

Seperti diketahui, pesta ga* komunitas 'Hot Space' ini digerebek polisi pada Sabtu (28/8) dini hari di sebuah apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini berkedok kumpulan pemuda yang merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Panitia menyebar undangan melalui akun Instagram dan WhatsApp yang beranggotakan hingga 150 orang.

Sumber :detik.com

0 Response to "4 Fakta Baru Terungkap di Rekonstruksi Pesta Ga*, Nomor 4 Bikin Ngeri!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close