Terungkap alasan sedih Kak Seto selalu berponi selama puluhan tahun


NusaMerdeka ~  Terungkap, alasan tersembunyi di balik gaya rambut Kak Seto yang tetap konsisten berponi selama hampir puluhan tahun, ternyata punya langganan di Bali.

Psikolog anak ternama asal tanah air, Seto Mulyadi alias Kak Seto selalu tampil dengan gaya dan ciri khasnya yang unik.

Berparas ramah karena kerap tersenyum ketika tampil di hadapan publik, sosok Kak Seto seakan tak pernah menua. Selain ramah, ia juga memiliki ciri khas tersendiri pada bagian rambutnya.

Bagaimana tidak, gaya rambut berponi itu telah dipilih oleh Kak Seto selama hampir puluhan tahun belakangan ini. Tak heran jika rambutnya menjadi salah satu ikonik dari sosoknya tersebut.

Mungkin sebagian orang menyangka bahwa rambut yang seakan tak pernah berubah itu merupakan rambut palsu alias wig. Bayangkan saja, di umurnya yang sudah memasuki kategori lanjut usia (lansia), gaya dan warna rambutnya tak berubah sedikit pun.

Kendati demikian, dalam vlog pribadinya di YouTube, Kak Seto menegaskan bahwa mahkota di kepalanya itu merupakan rambut asli.

“Banyak yang menanyakan ke saya apakah rambut saya ini wig atau apa begitu. Saya mengatakan bukan, ini rambut asli,” kata Kak Seto.

Pria kelahiran Klaten ini membocorkan alasan dirinya tetap konsisten memilih gaya rambut berponi itu, yakni karena ia selalu memiliki penata rambut pribadi yang sama selama hampir puluhan tahun belakangan ini. Ia pun mengatakan sempat mencoba untuk memangkas rambutnya di salon lain, namun hasilnya tetap saja tak cocok.

“Saya sudah coba memotong dengan kakak-kakak yang lain. Memang cukup populer di salon masing-masing,” ujar Kak Seto

“Tapi ya tidak semuanya cocok. Jadi selama 17 tahun tetap setia memilih mas Andre,” lanjutnya.

Uniknya, meski sosok penata langganannya itu sudah pindah ke Bali, ia tetap mengandalkan sosok Andre ketika rambutnya sudah mulai panjang dan ingin merapikannya.

Lantaran sudah merasa klop dan tak tergantikan, Kak Seto pun rela menyambangi sosok Andre ke Pulau Dewata (Bali). Tak jarang pula, si penata rambut favoritnya yang harus mendatangi Kak Seto di tempat tinggalnya, Jakarta.

“Saya biasanya potong rambut kalau nggak pergi ke Bali, atau mas Andre yang ke Jakarta. Tapi pernah suatu saat hendak mengisi seminar di Surabaya. Saya menghubungi mas Andre dan dia datang,” tutur Kak Seto.

Selain itu, ada alasan lain dibalik poninya yang cenderung menutup hampir seluruh dahinya. Kata Kak Seto, hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menutup sebuah luka yang ada di sekitar area keningnya.

Ia pun mengenang peristiwa yang menimpanya semasa kecil ketiak berusia empat tahun. Kala itu, ia terjatuh dari sebuah pohon yang cukup tinggi, akibatnya ia mengalami sejumlah luka, terutama di bagian dahinya yang harus dijahit.

Selain untuk bergaya, poni pada rambut Kak Seto juga bermanfaat untuk menutupi luka jahit tersebut.

“Ya ini karena gayanya paling mudah. Karena sambil menutupi jidat saya ini berdarah. Waktu itu dijahit sehingga keliatan. Jadi kalau ditutup pakai poni maka tidak terlalu mencolok luka dijidat saya ini,” imbuhnya.

Begitulah alasan terselubung dibalik rambut berponi yang sudah menjadi ciri ikonik Kak Seto

Sumber :suara.com

0 Response to "Terungkap alasan sedih Kak Seto selalu berponi selama puluhan tahun"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close