Percakapan Terakhir Dokter Andhika dan Pasien Covid-19 Sebelum Meninggal


NusaMerdeka ~  Meninggalnya Dokter Spesiali Paru, Andika Kesuma Putra menambah rentetan panjang garda terdepan yang gugur akibat Covid-19.

Seiring dengan duka yang dirasakan masyarakat Indonesia, satu-persatu pasiennya bermunculan ke permukaan.

Mereka menyebut Dokter Andika adalah sosok bersahaja, santun dan punya karier gemilang.

Pasalnya di usia yang masih terbilang cukup muda, Andika Kesuma Putra menjadi dokter spesialis paru terkemuka di Indonesia.

Sebagaimana diberitakan PikiraRakyat-Pangandaran.com sebelumnya, kondisi kesehatan Andika anjlok turun usia menjadi relawan di RS GL Tobing.

Benar saja, saat diperiksa Andika ternyata tertular Covid-19. Melihat kondisinya yang semakin memburuk, pihak keluarga membawanya ke RS Columbia Asia Medan.

Seperti tak ada hentinya keluarga Andika digoncang cobaan, sang istri ternyata dinyatakan Covid-19 yang kemudian menularkannya pada buah hati mereka berdua.

Cukup lama berjuang melawan Covid-19, pada Sabtu 1 Agustus 2020, Andika menghembuskan nafas terakhir di RS tersebut.

Kabar menjnggalnya beliau pun ramai dibicarakan warganet, baik di Twitter maupun Instagram.

Satu di antara netizen yang mempunyai kenangan tersendiri adalah mantan Anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution.

Melalui akun Facebook miliknya, Muchrid mengungkap bahwa dirinya dan istri juga dinyatakan positif Covid-19.

Sejak saat itu, Muchrid langsung menghubungi dr Andhika untuk berkonsultasi. Namun, kondisi saat itu membuat panggilan telepon Muchrid tidak dijawab olehnya.

"Pertama kali aku dan isteriku dinyatakan positif covid-19, tanggal 6 juli 2020 dari hasil swab,

"Aku langsung menghubungi dokter tapi dokter tak bisa mengangkat telp ku karena engkau masih memakai APD dan kami komunikasi via WA engkau memberi aku arahan dan beberapa catatan obat yang untuk aku makan selama idolasi mandiri,

"Tanggal 7 juli 2020 aku kembali WA dokter dengan mengirimkan hasil MRI Torax ku, dan engkau memberi arahan dan semangat pada diri ku,

"Tanggal 17 juli 2020 kembali aku WA engkau dokter, krn aku dpt kabar klu kau kurang sehat dan kami saling memberikan semangat,

"Tanggal 27 juli 2020 aku kembali WA dokter utk menanyakan kabar dokter tak menjawab WA ku,

"Hari ini tanggal, 1 agustus 2020 aku dapat kabar engkau telah pergi meninggalkan kami utk menjumpai Sang Khalid, Engkau sungguh mulia dokter, engkau orang baik, Engkau menolong orang tanpa pamberih, Engkau Pendekar Sejati Covid-19, Niat Syahid mu telah kau buktikan, Saya yakin engkau Khusnul Khatimah, Aamiin," tulisnya.

Pada unggahan itu, Muchrid juga terlihat membagikan penggalan tangkapan layar mengenai pembicaraannya dengan dr Andhika.***

Sumber :pikiran-rakyat.com

0 Response to "Percakapan Terakhir Dokter Andhika dan Pasien Covid-19 Sebelum Meninggal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close