Pelawak Nurul Qomar Dijebloskan ke Bui, Ketua Yayasan UMUS Angkat Bicara


NusaMerdeka ~  Pelawak Nurul Qomar dieksekusi ke Lapas Kelas II Brebes terkait kasus penggunaan Surat Keterangan Lulus (SKL) S2 dan S3 palsu saat melamar sebagai rektor di Universitas Muhadi Setyabudi (UMUS) Brebes tahun 2017. Ketua Yayasan Umus, Muhadi Setiabudi, angkat bicara terkait eksekusi tersebut.
"Saya menghormati putusan hukum itu. Dia terbukti melakukan pemalsuan SKL. Ini sangat merugikan dunia pendidikan," ujar Muhadi saat dihubungi wartawan di Brebes, Rabu (19/8/2020).

Qomar tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes pukul 17.00 WIB. Qomar lalu dibawa ke Lapas kelas II Brebes dengan diantar petugas Kejari Brebes dan kuasa hukumnya Furqon Nurzaman.

Qomar tampak tersenyum selama berada di Kejari Brebes maupun Lapas. Sesekali Nurul Qomar juga terus melemparkan candaannya ke para wartawan sambil tertawa.

Nurul Qomar pun mengaku menerima putusan hukum yang disangkakan kepadanya. Dia juga siap menjalani hukumannya.

"Kalau ditanya menerima atau tidak, jelas saya menerima keputusan ini. Ini sudah kehendak Allah saya harus dipenjara," ujar Qomar kepada wartawan di ruang tunggu Lapas Brebes, petang ini.

Diwawancara terpisah, Kasi Pidum Kejari Brebes Andhi Hermawan Bolifar menyatakan eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari putusan kasasi yang diajukan pelawak Qomar. Putusan tersebut menyatakan Nurul Qomar dijatuhi hukuman 2 tahun penjara atau lebih lama dari putusan PN Brebes yang menjatuhkan hukuman 1 tahun 5 bulan penjara.

"Karena ini sudah putusan Mahkamah Agung, sudah incraht maka kami laksanakan eksekusi sesuai dengan undang undang. Kami jaksa eksekutor melakukan eksekusi terhadap terpidana Nurul Qomar atas kasus pemalsuan SKL (surat keterangan lulus) S2 dan S3," kata Andhi.

Sumber :detik.com

0 Response to "Pelawak Nurul Qomar Dijebloskan ke Bui, Ketua Yayasan UMUS Angkat Bicara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close