Nyesek! Pesan Terakhir Wali Kota Nadjmi Adhani sebelum Meninggal Gegara Covid19


NusaMerdeka ~  Pesan terakhir Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani sebelum meninggal dunia karena Covid-19.

Dalam sebuah video berdurasi sekitar dua menit, Wali Kota Najdmi Adhani menyampaikan tentang kondisinya, yang terinfeksi virus covid-19 kepada masyarakat Kota Banjarbaru.


"Hari ini ulun beserta ibu berdasarkan hasil swab, terkonfirmaai covid-19," kata Najdmi pada 27 Juli 2020.


Untuk itu kami minta doa untuk kesembuhan kami, agar diberi kekuatan dan kemudahan dalam berobat serta bisa melewati ini dengan baik," ungkapnya. 

Nadjmi juga mengingatkan warga agar persoalan covid-19 jangan dianggap enteng dan covid-19 memang nyata dan harus dilawan.




"Disiplin menerapkan protokol covid-19. Kalian (warga Banjarbaru) jangan garing (sakit), kita semua harus sama-sama melawan ini dengan sama -sama melakukan protokol covid-19," lanjutnya.


Pada video ini, dirinya juga memohon maaf jika pelayanan di Banjarbaru masih kurang maksimal.


Ulun mohon maaf kalau selama ini dalam pelayanan kami ada hal-hal yang kurang maksimal," ungkap Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani dalam videonya.


"Sementara kami dalam pengobatan, Pak Jaya (Wakil Wali Kota Banjarbaru) akan melaksanakan pemerintahan. Mudahan kita semua bisa melewati masa sulit ini dengan baik," katanya.


Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia setelah dua pekan menjalani perawatan akibat terinfeksi corona di RDUD Ulin Banjarmasin.


Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia sekira pukul 02.30 WITA, Senin (10/8/2020).


Kabar duka Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia langsung memantik doa dan rasa duka masyarakat kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan di media sosial.


Innalillahi Wa'inna Ilaihi Rojiuun. Telah bepulang kerahmatullah Wali kota, Banjarbaru, Bapak " H. NADJMI ADHANI ",


Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau, semoga Allah merahmati beliau, insya allah beliau husnul khatimah dan diberikan tempat yang mulia disisi Allah SWT," tulis Kepala Dishub Kota Banjarbaru, A Yani Makkie di media sosial.




Hal ini dibenarkan langsung oleh Kepala BPBD Banjarbaru, Zaini Syahranie


“Innalillahiwainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia bapak Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, pukul 02.30 wita di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Semoga beliau khusnul khatimah,” ujarnya.




Sempat drop


Kondisi kesehatan Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yakni H Nadjmi Adhani, dikabarkan menurun drastis di tempat perawatan Covid-19, Minggu (9/8/2020).


Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, Banjarmasin, merawatnya bahkan harus memasangkan ventilator untuk membantu pernapasan Nadjmi. 


Pasalnya, saturasi oksigen di tubuh Wali Kota Banjarbaru ini menurun signifikan bahkan sempat menyentuh angka 35 persen. 


Hal ini dibenarkan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr Hj Suciati.


"Ya, saturasinya kurang baik. Dipasang ventilator pukul 10.00 Wita, seizin putera beliau," kata Suciati. 

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Nyesek! Pesan Terakhir Wali Kota Nadjmi Adhani sebelum Meninggal Gegara Covid19"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close