Begini Penampakan Tempat Karaoke Venesia Usai Digerebek Bareskrim


NusaMerdeka ~  Tempat karaoke Executive Venesia Grantage BSD, Tangerang Selatan, nampak sepi, usai digerebek penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri terkait dugaan adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Rabu (19/8).

Saat ditemui wartawan, petugas keamanan setempat, Yudi menuturkan bahwa aktivitas karaoke di tempat tersebut ditutup sementara, karena bertepatan dengan peringatan tahun baru Muharam.

"Sekarang libur, soalnya tiap hari raya Islam pasti libur," kata Yudi ditemui di Venesia Executive Karaoke BSD, Tangerang Selatan, Kamis (20/8).

Dia mengaku, aktivitas tempat tersebut memang selalu ramai didatangi para tamu ketika malam hari, itu karena banyaknya tamu yang menginap ke hotel venesia BSD.

"Ini memang hotel. Kita ramai kalau malam," ucap dia

Meski begitu, dia mengaku tidak mengetahui sama sekali atas adanya penggerebekan yang dilakukan Mabes Polri terhadap lokasi hiburan di BSD tersebut.

"Kalau itu saya enggak tahu, saya baru ganti sif," jelasnya.

Sedangkan Yudi mengaku juga tidak ada satupun pegawai manajemen hotel dan karaoke yang bekerja. "Libur semua, enggak ada orang kantor," ucap dia.


Sebelumnya diberitakan, Bareskrim Polri menggerebek tempat karaoke Venesia BSD, Rabu (19/8) malam. Dalam penggerebekan itu, 47 orang diamankan oleh kepolisian.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan, penggerebekan itu dilakukan laporan dari masyarakat. "Sesuai dengan LP No.458 tanggal 18 Agustus 2020," katanya dalam keterangan, Kamis (20/8).

Dari laporan itu, alhasil dilakukan penggerebekan dan ditemukan fakta-fakta. Salah satunya voucher untuk dapat berhubungan badan dengan tarif sebesar Rp 1,1 hingga Rp 1,3 juta.

"Tempat ini telah beroperasi sejak sekitar bulan Awal Juni 2020, lalu menyediakan perempuan untuk dapat berhubungan badan dengan tarif Rp 1.100.000 sampai dengan Rp 1.300.000 per voucher dikali tiga voucher," katanya.

Menurut Sambo, beroperasinya tempat hiburan itu melanggar Pasal 9 Ayat (1) dan (2) Peraturan Wali Kota Tangsel Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Wali kota Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Penanganan Covid-19.

"Pasal 9 Ayat (1) menyebutkan bahwa selama pemberlakuan PSBB, dilakukan penghentian sementara aktivitas bekerja di tempat kerja/ kantor," kata Ferdy dilansir Antara, Kamis (20/8).

Di Kota Tangerang Selatan saat ini masih diberlakukan perpanjangan masa PSBB sejak 9 Agustus hingga 23 Agustus 2020. Para perempuan yang bekerja di karaoke eksekutif Venesia BSD ini tercatat ada 47 orang.

"Para perempuan yang bekerja di tempat itu berasal dari Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur sebanyak 47 orang," kata Sambo.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 13 orang yang terdiri dari tujuh orang muncikari, tiga kasir, satu supervisor, satu manajer operasional dan satu general manager. [cob]

Sumber :merdeka.com

0 Response to "Begini Penampakan Tempat Karaoke Venesia Usai Digerebek Bareskrim"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close