8 Fakta Penyelidikan Kasus Pembu*uhan Editor Metro TV, Poin 7 Bikin Penasaran


NusaMerdeka ~ Penyidik Polda Metro Jaya hingga hari ini (22/7) belum menetapkan tersangka kasus dugaan pembu*uhan terhadap editor Metro TV Yodi Prabowo.

Yodi Prabowo ditemukan tew*s di pinggir Tol JORR di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, pada Jumat (10/7) setelah dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak Selasa (7/7).

Berikut fakta-fakta proses penyelidikan kasus ini.

1. Hingga Senin (20/7) penyidik telah memeriksa 34 orang sebagai saksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya mengatakan ada beberapa saksi yang akan dipanggil kembali untuk dilakukan pemeriksaan tambahan oleh penyidik. Pemeriksaan ulang itu agar penyidik mendapatkan keterangan yang diperlukan.

2. Yusri menjelaskan salah satu saksi yang akan diperiksa kembali adalah rekan korban yang diduga mempunyai petunjuk dalam kasus tersebut.

"Salah satu saksi yang merupakan rekan dari almarhum sendiri yang mengatakan dia mengetahui, dia berasumsi, kita (penyidik kepolisian, red) akan lakukan pemeriksaan ulang, pemeriksaan tambahan," tuturnya.

3. Hasil autopsi terhadap korban menyebut luka tusukan benda tajam di bagian leher sebagai penyebab utama kematian Yodi.

4. Tidak jauh dari lokasi tempat jasad korban ditemukan, petugas juga menemukan sebilah pisau dapur.

Dugaan sementara petugas, pisau dapur tersebut adalah senjata yang digunakan oleh pelaku pembu*uhan Yodi.

5. Penyidik kepolisian kembali akan memanggil kekasih editor Metro TV Yodi Prabowo yaitu Suci Fitri Rohmah untuk dilakukan pemeriksaan tambahan.

Yusri juga menegaskan Suci kembali dipanggil bukan karena tidak kooperatif. Namun karena penyidik memerlukan keterangan tambahan dari yang bersangkutan.

Meski tidak mengatakan kapan Suci akan kembali diperiksa, Yusri mengatakan pemeriksaan ketiga Suci akan dilakukan dalam waktu dekat.

Yusri juga mengatakan, Kepolisian menyambut baik apabila ada pihak-pihak yang ingin memberikan informasi atau keterangan seputar kasus tersebut.

6. Polisi memastikan tidak ada lebam akibat pukulan benda tumpul pada tubuh editor Metro TV Yodi Prabowo.

Yusri Yunus mengatakan lebam di antara bahu dan leher Yodi adalah hal lumrah yang terjadi akibat pembusukan pada jenazah.

"Jadi yang ada di pundaknya adalah lebam mayat," kata Yusri di Mako Polda Metro Jaya, Selasa (21/7).

Yusri juga menegaskan hasil pemeriksaan forensik memastikan tidak ada luka akibat pukulan benda tumpul pada jasad Yodi.

Dia mengatakan luka yang menjadi penyebab kematian Yodi adalah luka tusuk akibat benda tajam di bagian leher dan dada.

"Tusukan dan sayatan di sekitar leher, ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Yusri.

7. Sidik jari dan DNA yang terdapat pada pisau yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah Yodi Prabowo adalah sidik jari dan DNA editor Metro TV itu.

"Sidik jari ada ditemukan adalah sidik jari korban dan juga DNA korban sendiri," kata Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Selasa.

Meski demikian, Yusri mengatakan, penyidik Kepolisian dan tim forensik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap seluruh alat bukti yang ada untuk secepatnya menguak kasus ini.

8.Yusri mengatakan pisau ditemukan di bawah jasad korban.

Menurut keterangan saksi, jasad korban saat ditemukan berada di posisi terlungkup dengan pisau yang berada di bawahnya. Namun pisau itu tidak menancap di tubuh korban.

"Pada saat itu kondisi korban menurut keterangan saksi di awal dalam telungkup, di bawahnya ada pisau saat itu," kata Yusri. (antara/jpnn)

Sumber :jpnn.com

0 Response to "8 Fakta Penyelidikan Kasus Pembu*uhan Editor Metro TV, Poin 7 Bikin Penasaran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close