Gara-gara Uang Kembalian Kurang Rp 200, Driver Ojol Kena Suspend, Lakukan Ini Agar Pelaku Jera


NusaMerdeka ~ Baru-baru ini viral sebuah kejadian yang membuat geram warganet di jagat maya.

Seorang driver ojek online bernama Maulana, membagikan kisahnya mendapatkan bintang 1 dari pelanggan.

Motif pelanggan memberikan bintang 1 kepada sang driver, diketahui hanya karena kembaliannya kurang Rp 200 perak.

Akibatnya, akun Maulana ditangguhkan (suspend) hingga dirinya tidak bisa menerima orderan selama berhari-hari.

Kisah tersebut dia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @maulanasangsakarr pada Kamis (4/6/2020).

Cerita pun bermula saat Maulana mendapat orderan gomart dari sebuah akun berinisial D.


View this post on Instagram

Jadi awal mula orng berinisial "D" order gomart dan saya mendapatkan orderan itu, belnja lah saya, setelah belanja dengan total 124.800 saya muali mengantar orderan tersebut setelah sampai di tujuan orng tersebut mengeluarkan uang sebesar Rp. 200.000 dan saya mengembalikan uang sebesar Rp75.000 lalu saya jelasin ke orng tersebut kalo saya tidak punya 200 rupiah karna saya pas belanja mengasih uang parkiran sebesar 2rb, saya kira orng tersebut sudah mengerti dan saya lanjut unk menyelesaikan orderan, setelah keseokan harinya di mulai dari tnggal satu hingga sekarang saya tidak pernah mendapatkan orderan sama sekali, pas saya cek komentar Customer ternyata ad komen seperti itu, ya alloh saya smpet gondok dan berbagi cerita ke sesama temen" ojol akhirnya kita sepakat unk kita akan mendatangi orng tersebut dan berpartisipasi mengeluarkan uang 200 rupiah unk di kasihkan kepada orng yg sudah coment dan mengasih bintang satu kepada akun saya, maksudnya unk orng tersebut tau dan mengerti bahwa yg dia lakukan adalah tindakan salah dan sadar atau tidak sadar dia sudah memutuskan rezki seseorang dimana keadan sedang seperti ini, saya dan tema" saya lakukan unk dia berfikir gimna kalo yg anda coment seperti itu orng yg sudah punya istri dan anak tmpat tinggal ngontrak dan pekerjaan hanya ojol, apa tidak sengsara. Dimana yg lain berlomba unk membantu para ojol berbgai dia orng malah memutuskan Rezki orng, Kabar orang tersebut yg kami datangi awalnya smpet ngotot karna dia berfikir dia merasa benar, setelah saya dan kawan" saya menjelaskan akhirnya orng tersebut meminta maff khususnya kepada saya, dan saya juga mengingatkan kepada orng tersebut unk tidak mengulangi perbuatanya karna kiya tidak tau nasip seseorang dan keadaan orng tersebut., . . @dramaojol.id @ojol.story @drama_ojol_id @gojekindonesia @gojek24jam @lifeatgojek @ceritaojol.bgr @c3rita_ojol @cerita_ojol.id @newdramaojol.id @ojol_tangsel
A post shared by maulana sang sakarr (@maulanasangsakarr) on

Lalu, ia segera berbelanja untuk menyelesaikan orderan tersebut.

Diketahui, Maulana berbelanja dengan total biaya Rp 124.800 pada Sabtu (30/5/2020) lalu.

Selesai berbelanja, Maulana menuju tempat tinggal pelanggan yang berada di Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Setelah sampai di tujuan, pelanggan tersebut memberikan uang Rp 200.000 kepada Maulana.

Ia lantas mengembalikan uang sebesar Rp 75.000 dan menjelaskan kepada sang pelanggan, dirinya tidak memiliki uang Rp 200.


Bahkan pada saat berbelanja, Maulana pun merogoh koceknya sendiri untuk membayar parkir sebesar Rp 2.000.

Rupanya, keesokan harinya Maulana tidak mendapat orderan sama sekali.

"Selang beberapa hari akun saya tidak pernah bunyi, aneh, saya sempet curiga tentang kejadian itu."

"Pas saya buka kolom komentar customer benar ada komen seperti itu," ujar Maulana kepada Tribunnews, Jumat (5/6/2020).

Akun miliknya mendapat bintang satu dan komentar tak menyenangkan dari pelanggan yang ia curigai itu.

"Pesanan sudah diantar sesuai aplikasi tapi uang kembaliannya kurang 200 rupiah" tulis pelanggan dalam kolom komentar Maulana.

Selanjutnya, Maulana menceritakan kejadian yang ia alami kepada rekan sesama driver.

Setelah rekan-rekannya mendengar keluhan Maulana, mereka pun berdiskusi dan sepakat untuk mengumpulkan uang recehan Rp 200 dan menemui pelanggan tersebut.

"Kita tidak ada niat sedikit pun untuk main kekerasan."

"Saya dan kawan-kawan saya melakukan seperti itu supaya si pelaku sadar dengan apa yang dia lakukan."

"Itu sangat fatal dan bisa sangat merugikan orang lain," jelas pria yang berdomisili di Tangerang Selatan ini.

Bahkan, saat memberikan kumpulan koin receh, sang pelanggan sempat bersikeras tidak mengakui kesalahannya.

"Awal mula si pelaku pas kita samperin kerumahnya sempet kekeuh karena dia merasa benar."

"Akhirnya kita tekankan dan kita perjelas lagi untuk si pelaku supaya paham."

"Alhamdulillah, pelaku akhirnya bisa memahami dan meminta maaf kepada saya dan kawan-kawan saya," kata Maulana.

Ia menegaskan kepada pelaku untuk lebih bijak menggunakan aplikasi belanja online.

Sebab, agar tidak ada lagi kejadian seperti yang dialami Maulana.

Diketahui, hingga Kamis (4/6/2020) kemarin, dirinya masih belum mendapat orderan.

Namun pada hari ini, ia mencoba mengaktifkan kembali akun ojek onlinenya dan berharap mendapat orderan kembali.

Kendati mendapat perlakuan kurang menyenangkan, Maulana mengaku telah berdamai dengan pelaku.

"Saya dan pelaku sudah saling memaafkan dan saya juga sudah mengingatkan kepada pelaku tidak mengulangi perbuatanya," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Maliana)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Gara-gara Uang Kembalian Kurang Rp 200, Driver Ojol Kena Suspend, Lakukan Ini Agar Pelaku Jera"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close