Batal Menikah pada 11 April, Dokter Robert Meninggal karena COVID-19. Pesan Terakhirnya Bikin Haru


NusaMerdeka ~ Berita duka datang dari pejuang garda terdepan yang menangani kasus Covid-19. Michael Robert Marampe, salah satu dokter asal Kotamobagu, Sulawesi Utara meninggal dunia dalam perawatan di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (25/6/2020) pukul 22.00 WIB.

Putra Sulut yang bekerja di RS Permata Bunda Cibitung Bekasi ini menjadi korban corona. Dia bahkan sempat menunda pernikahan demi menjalankan tugas kemanusiaan merawat pasien Covid-19.

"Hasil laboratorium belum ada, tetapi gejalanya mengarah ke Covid-19," ujar Kepala RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Rusdianto, Minggu (26/4/2020).

Menurutnya, jenazah almarhum sudah dimakamkan dengan standar operasional prosedur Covid-19. Dia merupakan anak dari salah satu dokter yang bekerja di RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol dr Jefferson Marampe.


Dr Michael diketahui akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 11 April. Undangan bahkan telah disebar. Namun karena panggilan tugas kemanusian dan bertepatan dengan penyebaran virus corona, rencana tersebut pun ditunda.

Rusdianto berharap, masyarakat terus membantu para tenaga medis sebagai garda terdepan dengan tetap melakukan psycal distancing.

"Tetap tinggal di rumah, menjaga kebersihan, rajin cuci tangan menggunakan sabun dan tertib taati prosedur pencegahan Covid-19 lainnya agar penyebaran virus ini bisa diputus," katanya.

Kabar duka ini pun viral di media sosial. Dalam unggahan di hari-hari terakhirnya, Dokter Michael menceritakan jika sudah delapan hari menjalani perawatan. Dia menjadi salah satu korban Covid-19.

Dia juga mengaku sangat bangga menjadi seorang dokter karena bisa melayani pasien dan membantu banyak orang.

"Tidak ada penyesalan sedikit pun. Buat teman- teman di garda terdepan, tetap semangat melayani pasien dan menggunakan APD lengkap," ucap Dokter Michael dalam unggahan video terakhirnya yang viral di medsos.

Sumber :inews.id

0 Response to "Batal Menikah pada 11 April, Dokter Robert Meninggal karena COVID-19. Pesan Terakhirnya Bikin Haru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close