WN Jepang Positif Corona Lolos Masuk Indonesia, Begini Dugaan Kemenkes


NusaMerdeka ~ Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua warga negara Indonesia (WNI) positif terinfeksi virus corona atau Covid-19, Senin (2/3/2020).

Mereka terpapar dari warga negara Jepang yang sempat datang ke Indonesia.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto, menjelaskan soal dugaan lolosnya WN Jepang yang positif Covid-19 dapat masuk di Indonesia.

Achmad mengatakan, lantaran sebelumnya tidak ditemukan indikasi positif virus Covid-19 di WN Jepang tersebut saat masuk melalui bandara.

Dalam pandangannya ada pergeseran pola penyakitnya sejak mewabah di Wuhan, China pada akhir Desember 2019 lalu ini.

Dimana tanda gejala yang muncul makin ringan dan masa inkubasi yang memanjang.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam program OPSI yang dikutip dari metrotvnews, Selasa (3/2/2020).

"Kalau kami melihat ada perubahan dalam virus itu sendiri," ujar Yurianto.

"Kita tahu pada first wave (gelombang pertama) di mainland China gambaran itu sangat klasik dengan inkubasi 14 hari, akan tetapi kasusnya dan angka kematian lumayan tinggi," jelasnya.

"Akan tetapi begitu kemudian di maindland-nya mulai turun dan terdeteksi di second wave di luar China, virus ini berubah ," imbuhnya.

Adapun perubahan yang dimaksud yakni terkait masa inkubasi dan gejala klinis penderita.

"Kita lihat dalam beberapa kasus masa inkubasinya tidak hanya 14 hari bahkan ada yang lebih dari itu," ungkapnya.

"Kemudian yang ada juga manifestasi gejala klinisnya juga ikut turun," tegasnya.

"Bahkan beberapa kasus yang ditemukan dengan gejala yang minimal atau tidak seberat yang awal," kata Yurianto.

"Nah ini lah yang kemudian sangat memungkinkan seorang melaksanakan traveling tanpa gejala, padahal di dalam tubuhnya ada Covid-19," jelas Yurianto.

Sehingga ia yakin dalam beberapa kasus seperti yang sekarang ini, perjalanan itu tentunya tidak terdeteksi oleh termo scan di bandara.

"Kalau kita lihat laporan dari otoritas di Malaysia, orang ini juga tidak terlihat sebagai yang sakit berat," ujarnya.

Kendarti demikian, Yurianto mengimbau agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi virus corona ini.

Ia mengungkapkan pemerintah akan menyikapi virus ini secara dinamis.

"Oleh karena itu tidak ada penyakit yang statis ya, ini dinamis," ujarnya.

"Sehingga kami pun juga akan menyikapinya secara dinamis, bergerak sesuai situasinya," kata Yurianto.

"Mari sekarang bangun komunikasi dengan apa yang harus kita lakukan dan tidak boleh lakukan, supaya tidak terkena virus corona," imbuhnya.

Menurutnya masyarakat janga terpengaruh dengan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Sekarang kita asyik berdebat soal 'katanya', 'menurut dia' dan sebagainya yang justru ini yang membuat masyarakat cukup panik," jelas Yurianto.

Presiden Jokowi Umumkan Dua WNI Positif Virus Corona (Covid-19)

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada Senin siang, mengumumkan dua WNI telah positif terinfeksi virus corona.

Menurut penjelasannya, dua WNI ini sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang terjangkit virus corona saat berada di Indonesia.

Pemerintah melakui Kementerian Kesehatan kemudian melakukan penelusuran terhadap jejak perjalanan orang Jepang tersebut selama berada di tanah air.

"Minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan di cek disana ternyata positif corona," jelas Jokowi yang dikutip dari Kompas TV, Selasa.

"Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu," imbuhnya.

"Setelah ditemukan ternyata orang yang terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun dicek oleh tim kita ternyata pada posisi yang sakit," ungkapnya.

"Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," tegas Jokowi.

Sementara itu, diketahui kedua WNI yang positif corona ini tengah menjalankan perawatan di Rumah Sakit Pusat Inveksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Masyarakat Tak Perlu Panik, Jokowi Sebut Pemerintah Serius dan Siap Hadapi Covid-19

Presiden Jokowi mengungkapkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi virus corona ini sudah ditunjukan sejak mewabahnya virus tersebut pada akhir Desember 2019 lalu.

"Sejak awal kita ini serius dan sangat ketat mengikuti protokol kesehatan dari WHO yang berkaitan dengan corona dan juga bekerja sama dengan perwakilan WHO yang ada di Jakarta," ujar Jokowi.

Tidak hanya itu, pemerintah juga dengan sigap melakukan evakuasi kepada warga negara Indonesia yang berada di luar Indonesia.

Dimana mereka semua kemudian di observasi dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat.

Sejauh ini sudah ada tiga evakuasi yang dilakukan oleh pemerintah yakni 238 WNI yang berada di Hubei, Tiongkok, 188 WNI kru kapal pesiar World Dream, dan 69 kru kapal Diamond Princess.

Selain itu pemerintah juga telah menjaga ketat 135 pintu masuk ke negara Indonesia baik itu darat, baik itu laut, maupun udara.

"Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan-pesoalan yang ada yang berkaitan dengan virus corona," kata Jokowi.

Tidak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia sudah mempersiapkan fasilitas kesehatan untuk merawat pasien positif Virus Corona.

"Sejak awal, pemerintah benar-benar mempersiapkan," ujar Jokowi.

"Persiapan misalnya ada lebih dari 100 rumah sakit yang siap dengan isolasi mengenai virus corona dengan standar isolasi yang baik," imbuhnya.

Tidak hanya itu, menurut penuturan Jokowi, Indonesia juga memiliki peralatan sesuai dengan standar internasional.

"Serta Indonesia telah memiliki persiapan untuk reagen yang cukup," kata Jokowi.

Adapula tim gabungan TNI Polri dan sipil, dalam penanganan virus corona di Indonesia.

Kepala negara ini juga menyebutkan pemerintah telah menyediakan anggaran untuk penanganan virus dari Wuhan yang merebak sejak akhir Desember 2019.

Ia juga menegaskan sekali lagi, bahwa Indonesia sangat serius dalam menghadapi virus tersebut.

 "Karena kalau kita tidak serius untuk menangani ini kalau dianggap tidak serius ini sangat berbahaya," ujarnya.

"Karena memang penyakit ini perlu kita waspadai dan perlu kita hati-hati," tegasnya. (*)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "WN Jepang Positif Corona Lolos Masuk Indonesia, Begini Dugaan Kemenkes"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close