Viral Postingan 'Dosen Taiwan China vs Guru Hororer Indonesia', Ini Cerita Lengkapnya


NusaMerdeka ~ Cuitan seorang pengguna Twitter @yanbudi18 viral dan menjadi perbincangan warganet.

Postingan tersebut, @yanbudi18 mencoba membandingkan kemampuan dosen di negara Taiwan dan guru honorer di Indonesia.

Terdapat 4 buah foto berbeda yang sama-sama menunjukan skill seorang pendidik menggambar sebuah objek berupa kerangka manusia beserta ototnya.

Keduanya menggunakan media yang sama, yakni sebuah papan tulis dengan warna berbeda dan sejumlah kapur tulis berbagai warna untuk mengoreskan garis-garis hingga membentuk gambar tersebut.

Dalam cuitannya, @yanbudi18 menuliskan:

Dosen Taiwan China vs Guru Hororer Indonesia





Hingga Rabu (11/3/2020) postingan ini telah di sukai sebanyak 27,8 ribu dan di-retweet oleh 8,3 ribu akun Twitter lainnya.

Tanggapan beragam dari warganet juga membanjiri di kolom komentar.

Ada dari mereka yang memberikan pujian.

@dhelaapuspa: Mantaaaap sekali, pak guruu

@ServiceGenteng: gw bikin garis lempeng aja gabisa klo pake kapur

@nindysophia: Apalah aku yg gambar bebek aja hapusnya 5 kali

Ada juga warganet yang mengkaitkan gambar tersebut dengan kesejahteraan guru honorer

@hesti_rya: Tidak usah dibandingkan gajinya 1:100

@PrastD2: guru honorer kerja agak serius sih. giliran yg PNS seriusnya pas main tik tok...


Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan Tribunnews, gambar tersebut dibuat oleh seorang guru bernama Yan Budi Nugroho.

Budi merupakan guru honorer di SDN Tridadi, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Ia mengatakan gambar tersebut dibuat diluar jam sekolah.

"Pengen menggambar karena iseng," kata Budi, Selasa (10/3/2020).

Sedangkan inspirasi gambar tersebut ia peroleh saat membuka internet dan menemukan gambar manarik milik seorang dosen asal negara Taiwan.

Menurut Budi, gambar organ tubuh manusia itu mendapat respons baik dari warganet.

Bahkan media-media di Indonesia turut memberitakan dosen tersebut.

"Nah saya pikir saya bisa buat mungkin bisa menambah motivasi saya" ungkap Budi.


Baginya gambar tersebut juga sebagai bukti kalau tenaga honorer memiliki kemampuan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Karena saya merasa menjadi guru honorer masih kurang dihargai oleh pemerintah terutamanya," ungkap Budi.

Pria asli Kabupaten Purworejo menilai saat ini pemerintah masih kurang memperhatikan nasib guru honorer di Indonesia, terutamanya perihal honor yang mereka terima.

Sebagai guru honorer yang telah mengabdi selama 5 tahun, Budi mengaku gaji yang ia dapatkan belum dapat mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Budi menegaskan meskipun kesejahteraan guru honorer masih kurang, ia meminta setidaknya pemerintah mengakui keberadaan tenaga honorer.

"Tapi guru honorer seperti saya paling tidak dihargai lah, kalau tidak kesejahteraan."

"Paling tidak ada pengakuan honorer di Indonesia memiliki kelebihan masing-masing, dan kebanyakan dari mereka ulet", bebernya.

Budi juga mengatakan gambar tersebut juga menyiratkan guru honorer di Indonesia dalam keterbatasannya tidak kalah dengan tenaga pendidik yang ada di luar negeri.

"Saya membuat gambar itu, dengan tujuan menaikan motivasi guru-guru honorer di Indonesia," tutupnya.

Dosen asal Taiwan Viral di Media Sosial

Jauh sebelumnya, telah viral seorang dosen bernama Chuan-Bin Chung karena gambarnya berupa bagian tubuh manusia menjadi perbincangan di media sosial.

Dilansir TribunTravel.com dari laman en.goodtimes.my, Chung merupakan pengajar ilustrasi Anatomi Seni dan Keterampilan Melukis di Departemen Desain Komunikasi Visual Universitas Shu-Te, Kaohsiung, Taiwan.

Sketsa anatomisnya sangat mengesankan sehingga ia sering keliru dianggap dosen yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas.

Chung mengaku dia tidak dilahirkan dengan keterampilan menggambar yang hebat.

Sebaliknya, sketsa seperti hidupnya sekarang adalah hasil dari jam berlatih setiap kali dia punya waktu luang.


Dia bahkan akan berlatih membuat sketsa saat naik kereta.

Selain kemampuannya menggambar, Chung juga terkenal di kalangan siswa sebagai selebritas berkat ketampanan dan perawakannya yang tinggi.

Chung juga secara teratur memposting video saat dia mengajar di YouTube.

Chung merupakan pemenang Red Dot Design Award pada 2017 ketika ia memenangkan penghargaan “ Best Of The Best ” untuk seri poster tiga bagian “Media Violence” dengan Xiamen Medical College.

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Viral Postingan 'Dosen Taiwan China vs Guru Hororer Indonesia', Ini Cerita Lengkapnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close