Per Rabu Petang, di Jakarta Ada 98 ODP dan 103 Pasien Dalam Pengawasan


NusaMerdeka ~ Pemprov DKI Jakarta terus memberikan informasi perkembangan  terkait virus corona (COVID-19) di ibu kota, termasuk akses masyarakat ke posko tanggap yang disediakan.

Terhitung data per Rabu (11/2) pukul 18.00 WIB, sudah ada 3.892 orang yang menghubungi call center posko COVID-19 DKI. Mereka umumnya mengonsultasikan diri atas gejala sakit yang dialami.

"Hingga data yang didapatkan pada 11 Maret 2020 petang, 3.892 orang mencari tahu mengenai COVID-19 dari semua saluran," kata Ketua Tim Tanggap COVID-19 DKI Jakarta Catur Laswanto di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/3/2020) petang.

Adapun saat ini sebanyak 98 orang dalam pemantauan (ODP) dan 103 pasien dalam pengawasan (PDP) di Jakarta.

Menurut Catur, Secara keseluruhan, orang yang berstatus ODP tercatat 445 orang meliputi 347 orang selesai masa pemantauan dan 98 orang masih dalam proses pemantauan.

Saat ini ada delapan (8) rumah sakit rujukan di Jakarta. Diantaranya RSUD Cengkareng, RSPI Sulianti Saroso, RSPAD Gatot Subroto, RS AL Mintoharjo, RSUP Persahabatan, RSU Bhayangkara Said Sukanto, RSUD Pasar Minggu, dan RSUP Fatmawati.

Sedangkan mereka yang berstatus PDP total ada 219 orang. Sebanyak 116 dinyatakan sehat dan boleh pulang. Sementara 103 orang masih dalam perawatan.

Pemprov DKI mengimbau masyarakat tetap tenang. Publik dapat memanfaatkan call center untuk mendapat informasi hingga mengonsultasi gejala penyakit yang sedang dialami.

"Satu hal, bahwa COVID-19 dapat disembuhkan. Bagi masyarakat yang perlu info lebih lanjut terkait COVID-19 dapat menghubungi nomor 112 atau 119 atau posko Dinkes DKI Jakarta," ujarnya.

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Per Rabu Petang, di Jakarta Ada 98 ODP dan 103 Pasien Dalam Pengawasan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close