Liburan Krisdayanti Saat Wabah Virus Corona Disorot, Begini Sikap Partai dan Kekhawatiran Yuni Shara


NusaMerdeka ~  Krisdayanti (44) menggegerkan warganet karena berlibur ke luar negeru saat terjadi kepanikan masyarakat Indonesia arena wabah virus corona di tanah air.

Penyanyi yang kini menjadi politikus Krisdayanti menyita perhatian publik lewat unggahan foto-fotonya di media sosial instagram.

Dalam foto tersebut, wanita yang akrab disapa Yanti itu berada di Swiss bersama dengan suami dan anak-anaknya, yang notabene virus covid-19 atay corona juga mewabah dunia.

Yanti dianggap warganet seakan tidak patuh kepada keputusan Pemerintah Indonesia yang meminta semua warga untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.

Manajer Krisdayanti, Selby membenarkan bahwa Anggota DPR RI dari Partai PDI Perjuangan itu tengah berada di Swiss bersama keluarga.

"Iya. (Krisdayanti) harusnya liburan sampai tanggal 27 Maret 2020," kata Selby ketika dihubungi awak media, Kamis (19/3/2020).

Mulanya, Selby tidak tahu sampai kapan mantan istri Anang Hermansyah itu berada di Swiss.

Hanya saja ia mendapatkan informasi kalau istri Raul Lemos ini akan pulang lebih cepat.

"Tapi kayaknya mau dimajuin pulangnya, lebih cepat dari 27 Maret 2020," ucapnya.

Sebelum mematikan sambungan telepon, Selby mengaku tidak tahu kapan Krisdayanti bersama keluarga akan kembali ke Indonesia.

"Iya, cuma belum tahu, aku belum tahu tanggal pasti kepulangannya ke Indonesia," ujar Selby.

Yuni Shara Khawatir
Penyanyi Yuni Shara mengaku cemas dengan keberadaan sang adik, Krisdayanti, di tengah wabah virus corona..

Pasalnya, Krisdayanti dengan keluarganya pergi liburan ke luar negeri.

"Saya juga khawatir dengan keadaan Yanti dan keluarga. Karena dengan keadaan yang seperti ini (pandemi virus corona), kalau dia ke Jepang, ke London dia susah sekali," kata Yuni saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2020).

Pemilik nama lahir Wahyu Setyaning Budi ini berharap agar sang adik tetap selamat dan pulang ke Tanah Air dalam keadaan selamat.

"Semoga balik dengan keadaan selamat dan bisa melakukan karantina di rumah," ucapnya.

Di sisi lain, Krisdayanti bisa dibilang nekat pergi liburan ke luar negeri.

Krisdayanti sebelumnya telah mendapatkan peringatan dari warganet agar tidak berpergian di saat virus corona mewabah di dunia.

Menanggapi hal tersebut, Yuni menilai Krisdayanti telah memiliki rencana dari jauh hari.

"Mungkin adik saya punya planning ini jauh-jauh hari dan dia jauh-jauh hari tidak tahu keadaan akan seperti ini, mungkin ingin nyenengin anaknya, kan masing-masing keluarga begitu," ucapnya.

Adapun, virus corona sudah mewabah ke hampir semua negara.

Sampai Rabu (18/3/2020) kemarin, tercatat ada 227 kasus Covid-19 di Indonesia.

Dari jumlah itu, 11 pasien dinyatakan sembuh dan 19 pasien meninggal dunia.

Di Indonesia, sejumlah kalangan turut berpartisipasi dalam penanganan wabah virus corona.

Partisipasi mereka seperti upaya penggalangan dana untuk membeli alat perlindungan diri (ADP) untuk petugas medis.

Ada pula yang membantu dengan menanggung biaya hidup keluarga kurang mampu yang anggota keluarganya mengidap PDP (pasien dalam pengawasan) dan positif corona.

Fraksi PDIP Bersikap, KD Wajib Jalani Karantina
Pimpinan Fraksi PDI Perjuangan di DPR akan memanggil Krisdayanti yang dinilai menyalahgunakan waktu reses anggota dewan dengan berjalan-jalan ke luar negeri bersama keluarga.

Apalagi, saat ini terjadi wabah virus corona yang melanda puluhan negara.

Kridayanti merupakan Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan.

Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto mengatakan, waktu reses anggota dewan seharusnya dimanfaatkan mengunjungi daerah pemilihannya untuk menyerap semua aspirasi masyarakat.

"Krisdayanti kan artis masuk menjadi politisi, jadi bekerja dengan keartisannya. Mungkin Krisdayanti belum sadar sudah menjadi politisi," ujar Bambang Wuryanto saat dihubungi Tribunnews.com, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, masa reses tidak boleh digunakan anggota dewan untuk berjalan-jalan tanpa tujuan yang jelas.
"Reses bukan untuk tamasya, kalau bener untuk tamasya kami akan didik Krisdayanti, nanti kami panggil," ujar Bambang.

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, ada imbauan kepada seluruh kader PDIP untuk tidak pergi ke luar negeri sementara waktu di tengah mewabahnya virus corona.

"Tapi kami belum tahu, apakah Krisdayanti pergi keluar negeri baru ini atau sudah lama," ujar Djarot.

Menurutnya, jika Krisdayanti pergi ke luar negeri saat terjadi wabah virus corona, maka bersangkutan harus menjalani karantina setelah tiba di Indonesia.

"Siapapun, tidak pandang bulu, orang yang datang dari luar negeri harus dikarantina," ucap Djarot.

Saat ini anggota DPR sedang menjalani masa reses sejak 27 Februari 2020 sampai 22 Maret 2020.

Diketahui dalam akun Instagram resmi Krisdayanti, pada pekan kemarin, membagikan moment dirinya bersama keluarga sedang pergi ke Swiss.

309 kasus corona di Indonesia

Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, mengungkap ada penambahan kasus baru virus corona di Indonesia hingga Kamis (19/3/2020) pukul 12.00 WIB.

Angka kasus virus corona di Indonesia bertambah 82 kasus dari hari sebelumnya menjadi 309.

Sebelumnya, Rabu (18/3/2020), pemerintah mencatat ada 227 kasus virus corona di Indonesia.

"Total kasus hingga hari ini 309 orang," kata Acmad Yurianto dalam keterangan pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Dari 82 kasus baru tersebut tercatat penambahan kasus terbanyak terjadi di Jakarta.

Tercatat ada 52 kasus baru positif corona di Jakarta.

"Di DKI ada penambahan 52 kasus baru sehingga akumulasinya menjadi 210 orang," katanya.

Kemudian penambahan kasus baru terjadi di Banten sebanyak 10 orang, Yogyakarta 2 orang, Jawa Barat 2 orang, Jawa Tengah 4 orang, Jawa Timur 1 orang, Kalimantan Timur 2 orang, Kepulauan Riau 2 orang, Sumatera Utara 1 orang, Sulawesi tenggara 3 orang, Sulawesi Selatan 2 orang, dan Riau 1 orang.

Baca: Dokter Spesialis di RSUD Deliserdang Meninggal Karena Covid-19, 2 Dokter Lainnya Status Isolasi Diri

Sementara itu untuk pasien sembuh dilaporkan bertambah 4 orang sehingga totalnya hingga kini ada 15 orang penderita corona dinyatakan sembuh.

Semuanya pasien sembuh tersebut berasal dari DKI Jakarta.

Untuk angka pasien corona yang meninggal dunia pun mengalami peningkatan sebanyak 6 orang sehingga totalnya hingga saat ini ada 25 pasien corona yang meninggal dunia.

Penambahan 6 pasien meninggal dunia tersebut 5 orang berasal dari Jakarta dan satu orang dari Jawa Tengah.

Berikut rinciannya;

Kasus positif virus corona

1. Bali: 1 orang

2 Banten: 27 orang

3. DIY: 5 orang

4. DKI Jakarta: 210

5. Jawa Barat: 26

6. Jawa Tengah: 12

7. Jawa Timur: 9

8. Kalimantan Barat: 2

9. Kalimantan Timur: 3

10. Kepulauan Riau: 3

11. Sulawesi Utara: 1

12. Sumatera Utara: 2

13. Sulawesi Tenggara: 3

14. Sulawesi Selatan: 2

15. Lampung: 1

16. Riau: 2

Total kasus: 309 Orang

Pasien sembuh

DKI Jakarta 15 orang

Total pasien sembuh sembuh 15

Pasien meninggal dunia

1. DKI Jakarta: 17 orang

2. Jawa Tengah: 3 orang

3. Bali: 1

4. Banten: 1

5. Jawa Barat: 1

6. Jawa Timur: 1

7. Sumatera Utara: 1

(Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo/Tribunnews.com/Seno/Kompas.com Baharudin Al Farisi)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Liburan Krisdayanti Saat Wabah Virus Corona Disorot, Begini Sikap Partai dan Kekhawatiran Yuni Shara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close