Kronologi Warga Temukan Mayat Wanita Dalam Karung di Hutan, Kerabat Sempat Lihat Lambaian Tangan


NusaMerdeka ~  Kematian seorang ibu muda yang ditemukan tew*s di hutan Datar Canar, Kampung Sukalaksana, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat dianggap tak wajar.

AN (25), ibu muda di Kabupaten Bandung Barat ini ditemukan dalam kondisi terluka parah.

Jasad ibu muda itu ditemukan pada Rabu (4/3/2020) oleh seorang warga yang hendak mencari rumput di hutan.

Warga yang menemukan mayat ibu muda itu pun lansung melapor ke RW setempat hingga akhirnya polisi turun tangan.

Kapolsek Gununghalu, AKP Yogaswara menjelaskan bahwa korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah.

Saat ditemukan, jasad ibu muda itu berada di dalam karung yang terikat.

Pihaknya pun menduga jika ibu muda itu merupakan korban pembunuhan.

"Betul, berdasarkan hasil olah TKP untuk sementara mayat itu diduga korban pembunuhan karena ada luka parah pada bagian kepala," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Gunung Halu, Kamis (5/3/2020).

Menurutnya, luka parah di bagian kepala korban diduga akibat terkena benda tajam.

"Pada bagian wajah korban ada luka sobek dan bagian pelipisnya bolong," terangnya.

Hingga kini, pihaknya pun masih mendalami temuan mayat dalam karung itu.

Termasuk mendalamni adanya dugaan pemerkosaan terhadap korban.


Pasalnya, ibu muda itu ditemukan tew*s dalam keadaan pakaiannya terbuka sebagian.

"Itu masih kami dalami, mungkin arah kesana (pemerkosaan) ada. Tapi hal tersebut harus menunggu hasil otopsi yang dilaksanakan hari ini," ucap Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap dugaan pembunuhan terhadap ibu muda itu.

Kapolsek AKP Yogaswara, mengatakan, kelima saksi itu merupakan orang terakhir yang berinteraksi dan melihat korban sebelum ditemukan tew*s, hingga saksi mata yang pertama kali menemukan korban.

"Termasuk suami, ibu, dan saudaranya. Termasuk orang yang ada di sawah. Saat ada lima saksi yang diperikasa," ujar Yogaswara.

Berdasarkan keterangan saksi mata, lanjutnya, korban diketahui sempat pergi ke sawah yang berjarak 30 menit dari rumahnya.

"Lalu saat berada di sawah, ada juga yang melihat korban pergi ke hutan dekat sawahnya untuk mengambil rumput," katanya.

Yogaswara menambahkan, pada Selasa (3/3/2020) sekitar jam 12.30, korban mengambil rumput dengan jarak antara sawah dengan hutannya sekitar 500 meter, sedangkan jarak hutan ke TKP korban ditemukan tew*s sekitar 100 meter.

Kesaksian warga

Seperti diwartakan TribunJabar, saksi mata Muslih (28), mengatakan, awalnya ia mendengar suara pengumuman dari toa masjid tentang adanya orang hilang yang merupakan warga Kampung Sukalaksana.

"Saya ikut mencari bersama warga lainnya dengan menyisir sekitar hutan yang berdekatan dengan sawah milik korban. Katanya ciri-ciri orang itu bawa karung, mau cari rumput," ujar Muslih saat ditemui di Mapolsek Gununghalu, Kamis (5/3/2020).

Saat mencari di sekitar hutan dia, melihat karung putih dalam semak-semak, kemudian karena dia penasaran, Muslih pun meraba karung tersebut dan tersentuh kaki korban.

"Sesudah diraba, saya kaget ternyata dalam karung itu ada mayat perempuan."

"Kemudian saya langsung teriak meminta tolong dan bilang ke warga lain," katanya.

Sementara Dani (29), kerabat korban mengatakan, dia terakhir kali melihat korban pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 12.30 WIB tepatnya di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saya sempat melihat korban melambaikan tangan. Tapi anehnya enggak pakai kerudung. Padahal biasanya kalau ke sawah dia pakai kerudung," kata Dani.

Suami tak menyangka

Suami korban yakni Syarif Hidayat (28) mengatakan, ia sama sekali tidak menyangka istrinya bisa meninggal secara mengenaskan, padahal keluarga termasuk istrinya selama ini tidak memiliki masalah atau musuh dengan siapapun.

"Saya heran, ada orang sadis kayak gini.

Padahal niat istri saya saat itu hanya mencari rumput," ujarnya saat ditemui di kediamannya.

Untuk itu, ia belum bisa menerima aksi sadis yang dilakukan pelaku hingga menyebabkan istrinya meninggal dunia, sehingga Syarif berharap pelakunya bisa segera ditangkap polisi.

"Istri saya tidak memiliki musuh, makanya saya heran istri saya bisa seperti itu (meninggal)," kata Syarif.

Ibu kandung korban, Halimah (60), mengatakan kematian anaknya itu memang tidak wajar karena terdapat luka pada bagian kelala, dahi dan dagu, sehingga dia menduga kuat anaknya dibunuh.

"Saya sebagai ibunya, berharap pelaku bisa dihukum berat, kalau bisa dihukum mati," ujar Haliman saat ditemui di rumah duka, Kamis (5/3/2020).

Hal tersebut, kata dia, karena selama ini anaknya tidak memiliki musuh, apalagi berbuat salah kepada orang lain. Sebab, keseharian anaknya itu hanya seorang ibu rumah tangga yang sesekali membantu suaminya mencari rumput.

"Anak saya sering bantu suaminya mencari rumput ke pasir (ke daerah atas). Saat kejadian juga memang sedang mencari rumput," katanya.

(TribunnewsBogor.com/TribunJabar)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Kronologi Warga Temukan Mayat Wanita Dalam Karung di Hutan, Kerabat Sempat Lihat Lambaian Tangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close