Cerita Warga Surabaya yang Berhasil Sembuh dari Covid-19: Virus Ini Rusak Fisik dan Mental


NusaMerdeka ~ Seorang pasien virus corona atau Covid-19 di kota Surabaya dinyatakan sembuh.

Pasien tersebut bernama Christina dan telah menjalani masa isolasi di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Wanita ini dinyatakan sembuh pada Rabu (25/3/2020).

Christina pun menceritakan gejala awal yang dialaminya saat terpapar Covid-19.

Menurutnya gejala awal yang muncul adalah rasa haus yang luar biasa, demam, dan tulang pada badan terasa patah.

"Jadi sebelum demam saya haus, selalu ingin minum. Haus, demam, badan patah-patah dan tidak batuk atau flu," ujarnya dilansir KompasTV.

Kemudian, ia dirawat di RS swasta, tapi tak kunjung sembuh sehingga dirujuk ke RSUD dr Soetomo.

"Mulai 8 Maret 2020 sudah tidak mau makan. Dirawat di RS swasta ketika tidak sembuh-sembuh dokter spesialis paru mengarahkan untuk rawat di RSUD Dr Soetomo pada 18 Maret," ungkapnya.

Ia bersyukur selama menjalani masa isolasi di RSUD dr Soetomo mendapatkan pelayanan baik dan diberikan semangat oleh tenaga medis.

Semangat tersebut membuat mentalnya kuat dan berhasil sembuh setelah menjalani isolasi selama 8 hari.

"Isolasi 2 pekan, saya bersyukur RSUD dr Soetomo tidak membuat down tapi memberi semangat."

"(Tenaga medis bilang) ibu sehat di sini, makan banyak, imun ibu saja yang menyembuhkan dan jangan lupa berdoa."

"Itu yang dilakukan oleh dokter, perawat dan pihak RSUD dr Soetomo. Saya baru dinyatakan negatif pada 25 Maret 2020," ungkapnya dilansir dari YouTube Kompas TV, Senin (30/3/2020).

Beberapa faktor penting yang membuatnya bisa sembuh adalah rasa optimis, percaya pada tim medis dan berdoa.

"Harus optimis dalam diri dan percaya  kalau medis merupakan pertolongan luar biasa dan doa."

"Tanpa iman kita pasti hancur mentalnya dan down sekali. Bersikap positif dan patuh terhadap arahan dokter," imbuhnya.

Christina menegaskan, pasien yang terpapar virus ini bukan aib karena siapapun dapat terinfeksi Covid-19.

"Covid-19 bukan aib, bisa datang untuk siapapun juga karena itu setiap mereka yang terpapar yakin semangat apapun yang diarahkan dokter," ucapnya.

Ia berharap masyarakat dapat mematuhi himbauan dari pemerintah untuk tetap di rumah agar penyebaran Covid-19 bisa diatasi.

Menurutnya, Covid-19 merupakan virus yang berbahaya karena dapat merusak fisik sekaligus mental.

"Di rumah memang sulit bisa diatasi jika bersama-sama. Saya menyampaikan ke masyarakat, saya salah satu pasien yang bebas dari Covid-19."

"Saya menyampaikan untuk mendengarkan peraturan pemerintah untuk mencegah pendemi ini."

"Saya menyampaikan untuk tetap di rumah, jaga kebersihan."

"Virus ini bukan virus sederhana, tapi virus yang membuat kehidupan baik fisik maupun mental mengalami kehancuran," ceritanya.

Sementara itu, pasien positif Covid-19 di Jawa Timur bertambah satu orang per Senin (30/3/2020) sore.

Total ada 91 kasus positif Covid-19 di Jatim.

Dari jumlah itu, 16 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dari 16 pasien yang sembuh, 3 di antaranya dinyatakan sembuh sejak Senin sore.

"Tiga pasien itu warga Surabaya dan dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya. Ini kabar menggembirakan," kata Khofifah dikutip dari Kompas.com.

(Tribunnews.com/Mohay) (Kompas.com/Achmad Faizal)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Cerita Warga Surabaya yang Berhasil Sembuh dari Covid-19: Virus Ini Rusak Fisik dan Mental"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close