WNI Tertular, Turis China Positif Corona Sempat Jalan-jalan di Singapura


NusaMerdeka ~ Tiga dari enam pasien baru virus corona di Singapura diketahui tertular setelah melakukan kontak dengan rombongan turis asal China yang sedang berlibur ke negara tersebut. Rombongan turis China itu bahkan sempat melanjutkan perjalanan ke Malaysia sebelum kembali ke Singapura.
Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (4/2/2020), Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menyebut empat dari enam kasus baru yang terkonfirmasi di Singapura masih berkaitan dengan turis-turis asal China. Empat kasus itu disebut sebagai kasus virus corona dengan penularan lokal pertama di Singapura.

Tiga dari empat pasien itu disebut melakukan 'interaksi berkepanjangan' dengan rombongan turis asal China yang berlibur ke Singapura. Sedikitnya dua turis China yang diduga menjadi sumber penyebaran corona di Singapura, menurut MOH, dinyatakan positif virus corona sepulangnya mereka ke China.

"Meskipun empat dari kasus ini mengarah pada kluster penularan lokal, belum ada bukti penularan berkelanjutan yang meluas di Singapura," tegas MOH dalam pernyataannya.

Dituturkan otoritas Singapura bahwa rombongan turis asal China itu -- tidak disebut jumlahnya -- tiba di Singapura pada 22 Januari lalu. Tidak disebut lebih lanjut asal turis-turis China itu, namun saat itu kasus virus corona mulai merebak di Wuhan dan Provinsi Hubei.

Sehari usai tiba di Singapura, atau pada 23 Januari, rombongan turis itu mengunjungi Yong Thai Huang, sebuah toko produk kesehatan yang berlokasi di 24 Cavan Road di Jalan Besar, Singapura. Rombongan turis itu juga disebut mengunjungi beberapa lokasi lainnya di Singapura, namun otoritas Singapura tidak menyebut lokasi-lokasi itu secara detail.

Menurut otoritas Singapura, rombongan turis China itu sempat melanjutkan perjalanan ke Malaysia antara 24-26 Januari lalu. Tidak diketahui secara pasti ke mana saja rombongan ini pergi saat berada di Malaysia.

Dari Malaysia, rombongan turis China ini kembali ke Singapura melalui Woodlands Checkpoint pada 27 Januari dini hari. Rombongan itu dilaporkan terbang dari Terminal 1 Bandara Changi, Singapura, pada 27 Januari pagi hari, sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Laporan The Straits Times menyebut rombongan turis itu telah kembali ke China.

Tiga warga Singapura, yang semuanya wanita, dinyatakan positif virus corona terkait rombongan turis China itu. Dua orang di antaranya merupakan agen sales di Yong Thai Huang dan satu orang lainnya merupakan pemandu wisata dari rombongan turis China itu.

Satu orang lainnya yang juga positif virus corona tidak melakukan kontak langsung dengan rombongan turis China itu, namun dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) dari salah satu wanita Singapura yang menjadi sales di Yong Thai Huang. PRT itu disebut berkewarganegaraan Indonesia dan berusia 44 tahun.

PRT Indonesia ini diduga tertular oleh wanita Singapura yang menjadi majikannya itu, karena keduanya tinggal serumah. Majikannya diketahui menderita demam dan radang tenggorokan sejak 29 Januari dan sempat beberapa kali diperiksa, namun baru dinyatakan positif virus corona pada Senin (3/2) waktu setempat. Si PRT Indonesia mengalami gejala virus corona mulai Minggu (2/2) dan berobat ke Singapore General Hospital pada Senin (3/2). Dia dinyatakan positif virus corona pada Selasa (4/2) sore ini.

Otoritas Singapura diketahui baru memperluas larangan perjalanan dengan melarang seluruh pelancong dengan riwayat perjalanan dari China untuk masuk ke wilayahnya mulai Sabtu (1/2) waktu setempat. Para pelancong dari wilayah China tidak diperbolehkan transit di Singapura. Sebelumnya, larangan hanya berlaku untuk pelancong dari Provinsi Hubei, pusat wabah virus corona.

Sumber :detik.com

0 Response to "WNI Tertular, Turis China Positif Corona Sempat Jalan-jalan di Singapura"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close