Wati Nangis Histeris saat Tahu Mantan Suami yang Bun*h Anaknya, Minta Pelaku Dihukum Berat: Biad*b!


NusaMerdeka ~  Ibu kandung Delis atau DS (13), siswi SMP Negeri 6, Kota Tasikmalaya, Wati Candrawati (46) langsung histeris saat tahu siapa pelaku pembunuhan sang anak.

Pelaku yang tega menghabisi nyawa anaknya tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri, BR (42).

BR tega membu*uh Delis lantaran emosi saat anaknya merengek minta uang.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto.

Korban saat itu meminta uang sebesar Rp 400 ribu untuk biaya study tour ke Bandung yang diadakan sekolah, Kamis (23/1/2020).

Namun saat itu, pelaku memberikan uang tak sesuai nominal yang diminta.

Korban pun terus merengek.

Karena terus merengek, pelaku akhirnya gelap mata.

Ia tega mencekik anak kandungnya hingga meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kosong.

"Karena korban merasa pemberian uang ayahnya kurang, korban dibawa ke rumah kosong dan sempat cek cok dengan pelaku.

Lokasi rumah kosong itu dekat dengan tempat kerja pelaku sekaligus TKP pembunuhan terjadi," kata Anom.

Pelaku sempat membiarkan jasad sang anak di dalam rumah kosong tersebut.

Selama 5 jam meninggalkan jasad sang putri di rumah kosong, Budi memutuskan membawanya ke gorong-gorong sekolah sang anak di SMPN 6 Tasikmalaya.

Ia membawa jasad Delis menggunakan motor menuju gorong-gorong untuk disembunyikan.



Tahu kenyataan menyakitkan itu, Wati sempat mengeluarkan kata-kata umpatan kepada BR sambil berlinang air mata,

"Benar-benar biad*b, tega-teganya anak sendiri dibu*uh," katanya, saat ditemui di rumahnya di Kampung Sindang Wangi, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kamis (27/3) siang.

Aah kemudian langsung memeluk Wati agar amarah sang putri mereda.

Ditemui TribunJabar di kediamannya, Wati meminta BR untuk dihukum seberat-beratnya.


"Saya minta dia dihukum seberat-beratnya, walaupun bapaknya sendiri. Malah dia sudah berbuat biad*b," ujarnya.

Wati mengaku sejak tubuh Delis ditemukan tewas di dalam gorong-gorong, Senin (27/1/2020) sore, tidak ada firasat atau kecurigaan sedikit pun yang menjurus ke BR sebagai pelaku pembun*hnya.

"Tidak ada kecurigaan sama sekali bahwa bapaknya lah yang telah membun*hnya," ujar Wati, seraya mengumpat BR dan melontarkan penyesalan kenapa Delis meminta uang kepada BR.



Wati Tak Pernah Curiga

Wati Fatmawati (46), ibu kandung Delis Sulistina (13) siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang tewas di gorong-gorong sekolahnya meyakini anaknya dibu*uh sejak awal ditemukan mayatnya pada Senin (27/1/2020) lalu.

Dirinya beralasan tak mungkin kalau anaknya kecelakaan mayatnya bisa masuk saluran drainase yang ukurannya sempit sampai tersembunyi.

"Alasan selain perasaan saya yang meyakini ada yang bu*uh, tidak masuk akal tubuh anak saya kalau kecelakaan bisa masuk gorong-gorong sempit itu sampai ke dalam.Itu jelas ada yang menyembunyikan," jelas Wati kepada wartawan di rumahnya, Rabu (26/2/2020) malam.

Selama ini dirinya tak mengindahkan orang lain yang mengatakan kalau kematian anaknya itu karena kecelakaan tak disengaja.

Malahan dirinya sempat membenci orang-orang yang memberikan informasi tersebut.

"Namanya saya ibunya, pasti ada perasaan dalam diri saya terkait anak saya. Apalagi ini jelas ditemukan anak saya meninggalnya dalam kondisi tak normal di dalam gorong-gorong. Saya sempat benci kalau ada yang bilang begitu," ungkapnya.

Meski selama ini meyakini anaknya korban pembu*uhan, dirinya tak pernah menuduh dan mencurigai seseorang tentang siapa pelakunya.

"Saya tak pernah curiga ke siapapun. Tapi, saya yakin anak saya dib*nuh. Saya ingin pelakunya cepat ditangkap dan jangan sampai lepas," tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota mulai berhasil mengungkap kasus kematian Delis Sulistina (13), siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang ditemukan tewas di gorong-gorong sekolahnya, Senin (27/1/2020) lalu.

Dalam waktu dekat Kepolisian setempat akan menetapkan tersangka dan kasusnya mengarah ke motif pembu*uhan.

"Setelah hasil pengumpulan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi kita sudah bisa mengambil kesimpulan garis merah. Adanya kesesuaian-keseuaian sudah mengarah ke arah pelaku atau tersangka," jelas Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Namun demikian, Kepolisian sampai saat ini belum bisa membuka hasilnya ke publik karena masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. (TribunNewsmaker/*)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Wati Nangis Histeris saat Tahu Mantan Suami yang Bun*h Anaknya, Minta Pelaku Dihukum Berat: Biad*b!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close