Pramuka DIY Heran, 7 Pembina Pegang 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai


NusaMerdeka ~ Ketua Kwarda Pramuka DIY, GKR Mangkubumi heran kenapa hanya ada tujuh pembina pramuka yang mendampingi kegiatan susur sungai 249 siswa SMPN 1 Turi, Sleman. Jumlah antara pendamping dan peserta dinilai tidak ideal.
"Jumlah (siswa) yang dibawa (susur sungai) 200 lebih, hanya tujuh pendamping. Jadi tidak bisa meng-handle sekian banyaknya," kata Mangkubumi di SMPN 1 Turi, Sabtu (22/2/2020).

Mangkubumi mengatakan pihak kwarda akan memberikan sanksi terhadap pembina pramuka di SMPN 1 Turi jika terbukti bersalah. Pihaknya saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian.

"Tentunya nanti (sanksi) hasil dari polres setelah masuk ke kwarda keterangan akan masuk ke kwarda dan tindak lanjuti. Semua ada baik sanksi maupun reward," ujarnya.

Mangkubumi menduga ada unsur kelalaian dari pembina. Dia menyebut pembina tidak memperhitungkan kondisi cuaca saat menggelar kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Jumat (21/2) kemarin.

"Dalam kegiatan ini, kegiatan pramuka di sekolah rutin, untuk kali ini para pendamping kelewatan atau lupa bahwa ini musim hujan yang hujannya lebat," sebutnya.

Pendamping, kata Mangkubumi, tidak memprediksi derasnya aliran air di Sungai Sempor. Kelalaian juga disebutnya karena tidak berkoordinasi dengan sekolah.

"Jadi memprediksi air deras ini yang agak kelewatan untuk dipikirkan. Ini agak terlewat juga pramuka harus berkoordinasi dengan kepala sekolah meskipun pendamping dari sekolah," ujarnya.

7 Tew*s dalam Insiden Siswa yang Hanyut di Sleman:

Diberitakan sebelumnya, Kepala SMPN 1 Turi, Tutik Nurdiana akhirnya buka suara atas tragedi siswanya tew*s saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Sleman. Tutik menyebutkan pada kegiatan yang diikuti 249 siswa itu terdapat tujuh orang pendamping.

"Pendampingnya dari sekolah, tujuh orang," kata Tutik saat ditemui wartawan di SMPN 1 Turi, Sabtu (22/2).

Saat kegiatan susur sungai Sempor, Tutik mengaku dia tidak mendapat pemberitahuan.

"Jujur saya tidak tahu ada program susur sungai yang dilakukan Jumat (21/2) itu. Mereka tidak matur (bilang)," ujar Tutik.

Sementara itu, polisi telah turun tangan melakukan penyelidikan buntut peristiwa tragis siswa SMPN 1 Turi tew*s saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Sleman. Enam orang telah diperiksa yang seluruhnya merupakan pembina pramuka.

"Kami sudah lakukan pemeriksaan kepada beberapa orang," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat ditemui di SMPN 1 Turi, Sabtu (22/2).

"Sudah ada enam orang yang diperiksa, semuanya dari pembina pramuka," sambung Yuliyanto.

Para pembina pramuka yang diperiksa itu adalah pendamping para siswa saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Jumat (21/2) kemarin.

"Kami sudah periksa para pembina pramuka yang ikut. Hasilnya (pemeriksaan) belum bisa disampaikan," jelasnya.

Sumber :detik.com

0 Response to "Pramuka DIY Heran, 7 Pembina Pegang 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close