Gebrak Meja, Sudjiwo Tedjo: Gimana Aku Mau Percaya Soal KKN Kalau Pemimpin Mantunya Jadi Calon


NusaMerdeka ~ Gebrak Meja, Sudjiwo Tedjo: Gimana Aku Mau Percaya Soal KKN Kalau Pemimpin Mantunya Jadi Calon

Jadi tamu undangan dalam acara Indonesia Lawyers Club, budayawan Sudjiwo Tedjo menyoroti banyaknya kerabat para pemimpin yang kini turut mencalonkan diri.

"Gimana aku mau percaya kalau para pemimpin mantunya jadi calon," ujarnya.

Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Menteri BUMN Erick Thohir dan Budayawan Sudjiwo Tedjo. (Kolase TribunNewsmaker - KONTAN/Cheppy A. Muchlis dan YouTube ILC)

Dalam acara ILC tvOne edisi Selasa, 11 Februari 2020 kemarin, budayawan Sudjiwo Tedjo mulanya setuju dengan perkataan Erick Thohir yang menyinggung masalah perbaikan 'akhlak' di BUMN.

Menurutnya, di masa depan nanti akhlak adalah hal penting bagi manusia.

"Gak peduli kamu ke gereja apa enggak, tapi kalau nonton bioskop kamu buka HP enggak, sehingga menyilaukan yang belakang," jelasnya.

Menurutnya, inti dari beragama adalah berkelakuan baik.

"Iman soal dapur, urusan ruang tamu adalah akhlak," jelasnya.

Ia kemudian menyinggung soal pernyataan Sandiaga Uno.

"Ke depan itu kalau kita lihat dalam kaca mata ILC, Mas Sandiaga ada banyak potensi terutama di IT," terang Sudjiwo.

Sudjiwo Tedjo juga turut menyebut kembali nama Erick Thohir.

"Ke depan itu kalau kita lihat dalam kaca mata ILC, Mas Sandiaga ada banyak potensi terutama di IT," terang Sudjiwo.

"Wah luar biasa terutama di komik-komik, luar biasa anak muda kita pak Erick. Kita tinggal merangkumnya dalam suatu kesatuan," jelasnya.

Hanya saja, lanjutnya, Sudjiwo Tedjo menganggap persatuan itu yang tidak ada saat ini.

Menurutnya, keadaan di masa lalu dengan masa sekarang itu jauh berbeda.

Dulu, masyarakat bisa disatukan karena ada persamaan nasib yakni sama-sama menderita.

Ia sampai menyinggung nama Karni Ilyas untuk memberikan contoh.

"Bapak saya dan bapaknya Pak Karni makannya ulet karung goni semua, ada persamaan nasib" kata dia.

"Sekarang udah enggak ada persamaan nasib, arloji saya sama arlojinya Pak Thohir jauh banget."

Gimana mau persamaan nasib?" ujarnya.

Menurutnya, masyarakat sekarang harus diikat dengan adanya suatu tujuan.

"Nah, tujuan itu memerluka tirani kalau perlu," ujarnya.

Sudjiwo menegaskan, masyarakat baru bisa bersatu jika percaya dengan pemimpin.

"Karena aku percaya pada pemimpin, " tegas Sudjiwo Tedjo.

Ia lalu menyinggung para pemimpin yang kerabat terdekatnya turut mencalonkan diri di daerah masing-masing.

Menurutnya, hal itulah yang menurunkan kepercayaan publik.

"Sekarang gimana aku mau percaya soal KKN misalnya, kalau pemimpin mantunya jadi calon?" ungkapnya sambil menggebrak meja.

"Gimana mau percaya, Pak Karni?" imbuhnya.

Ia beranggapan, harta masih penting untuk memperoleh posisi strategis dalam kekuasaan.

"Saya enggak ngenyek pemimpin itu, kalau saya jadi pemimpin mungkin mantu saya juga."

"Karena di Indonesia enggak aman kalau enggak kaya," ujarnya. (Tribunnewsmaker/ Irsan Yamananda)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Gebrak Meja, Sudjiwo Tedjo: Gimana Aku Mau Percaya Soal KKN Kalau Pemimpin Mantunya Jadi Calon"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close