Dokter Ab*rsi 903 Janin, Pasien Rata-rata Hamil di Luar Nikah


NusaMerdeka ~ Tingkat ab*rsi di Jakarta dan sekitarnya cukup tinggi. Dalam waktu setahun lebih, ribuan wanita melakukan ab*rsi karena hamil di luar nikah.

Data wanita yang melakukan ab*rsi di Jakarta terungkap saat polisi melakukan penggerebekan di klinik ilegal yang beralamat di Jalan Paseban Raya No.61, Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Polisi menemukan daftar nama 1.632 orang yang pernah menjadi pasien di klinik tersebut. Sebanyak 903 di antaranya telah melakukan ab*rsi.

“Sudah 1.632 pasien yang dia tangani, tapi yang dia ab*rsi sekitar 903 orang lebih,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (14/2).

Menurut Yusri, sebagian besar alasan pasien untuk melakukan ab*rsi karena hamil di luar nikah.

Polisi menangkap tiga orang dalam penggerebekan tersebut. Mereka yakni dokter MM, bidan RM, dan SI sebagai staf administrasi.

Yusri mengatakan, pelaku MM alias dr A merupakan dokter PNS yang pernah dipecat di tempat kerjanya di salah satu Rumah Sakit di Riau.

“Dokter PNS an, pernah dipecat karena bermasalah,” kata Yusri.

Kemudian pelaku MM kembali membuka klinik di Bekasi. Selang berapa tahun, pelaku pun kemudian bermasalah di Polres Bekasi dengan kasus sama yakni Ab*rsi.

“MM pernah bermasalah di Polres Bekasi dengan kasus sama 2016,” ungkap Yusri.

Tak kapok berurusan dengan polisi, MM pun kembali membuka praktek ab*rsi pada tahun 2018 di Salemba Jakarta Pusat.

Praktek ab*rsi yang kali ini, dibuka di salah satu rumah di Jakarta Pusat tanpa adanya plang nama klinik.

Hal itu dilakukan untuk mengelabuhi petugas kepolisian agar praktek ilegal itu berjalan mulus.

“Jadi klinik ab*rsi itu tidak ada namanya. Tapi dipasarkan lewat web dengan nama Klinik Namora,” ungkap Yusri.

Untuk menjalankan bisnis haramnya itu, sang dokter MM dibantu oleh seorang bidan berinisial RM dan karyawan berinisial SI. Keduanya merupakan residivis.

“Selama dua tahun beroperasi para pelaku meraup keuntungan hampir 5,5 miliar,” sebut Yusri.

Sebelumnya diberitakan, praktik ab*rsi di sebuah klinik ilegal di Paseban Raya, Salemba, Jakarta Pusat berhasil dibongkar polisi.

Selama 21 bulan beroperasi, para pelaku sudah menangani 1.632 pasien. Dari jumlah itu, 903 pasien sudah diab*rsi dengan tarif sesuai umur kandungan.

Kandungan yang berusia 1 bulan membayar Rp1 juta, 2 bulan Rp2 juta, dan 3 bulan Rp3 juta. Di atas umur 4 bulan tarifnya Rp4 juta sampai Rp 15 juta.

Para pelaku dikenakan Pasal 194 Jo Pasal 75 ayat (2) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan pidana penjara paling lama 10 tahun penjara.

(fir/pojoksatu)

Sumber :pojoksatu.id

0 Response to "Dokter Ab*rsi 903 Janin, Pasien Rata-rata Hamil di Luar Nikah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close