Azas Tigor Bersikap Begini Saat Debat Soal Revitalisasi Monas, Amarah Ridwan Saidi Meledak


NusaMerdeka ~ Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta, Azas Tigor dimaki-maki oleh budayawan Ridwan Saidi.

Amarah Ridwan Saidi meledak hingga harus ditenangkan pembawa acara Dua Sisi TV One.

Peristiwa tersebut terjadi saat Azas Tigor dan Ridwan Saidi hadir sebagai narasumber di Dua Sisi membahas soal revitalisasi Monas.

Mulanya Azas Tigor menyoroti soal penebangan pohon di kawasan Monas.

Ia menilai, pohon di kawasan Monas itu merupakan aset publik yang tak bisa sembarangan ditebang.

"Dikatakan ini pencurian pohon, bukan," terang Azas Tigor dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One, pada Jumat (7/2/2020).

"Ini persoalan bagaimana kita mempertanggungjawabkan aset publik gitu loh," sambungnya.

Lantas, Azas Tigor pun menyinggung soal izin penebangan pohon tersebut.

Pasalnya, masyarakat pun perlu mengantongi izin pemerintah setempat jika akan menebang pohon.

"Kalau masyarakat mau tebang pohon aja harus pakai izin, saya mau tanya, itu ke mana? Ada prosesnya enggak?" tanya Azas Tigor.

"Kalau ini dijalankan mekanismenya, informasi-informasi seperti apa yang terjadi itu bisa dijawab dengan jelas, gitu loh."

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu berdikusi dengan pemerintah pusat sebelum melakukan revitalisasi Monas.

Tak hanya itu, dalam hal ini Azas Tigor juga menilai pemerintah perlu melibatkan masyarakat DKI Jakarta.

"Kalau alternatif ya tadi, dibicarakan bersama pemerintan pusat seperti apa," terang Azas Tigor.

"Dan itu disampaikan kepada masyarakat, gitu loh. Itu yang penting," sambungnya.

Ridwan Saidi menilai Azas Tigor tak memiliki alternatif lain untuk masa depan Monas ke depannya.

Saat hendak melajutkan ucapannya, Azas Tigor tiba-tiba memotong pembicaraan.

"Jadi dia kagak ada ide apa-apa, cuma.." ucap Ridwan Saidi.

"Ya kalau ada ide sampaikan dong, Anda bicara..," imbuhnya.

Ridwan Saidi kembali berniat melanjutkan penjelasannya namun Azas Tigor terus saja memotong.

Amarah budayawan Betawi itu sontak meledak.

Dengan suara tinggi, ia menegaskan pernyataan Azas Tigor hanya soal prosuder.

"You bicara prosedur! ngerti enggak," teriak Ridwan Saidi.

"You tidak bicara ide," imbuhnya.

Presenter Dua Sisi berusaha menenangkan Ridwan Saidi.

Melihat Ridwan Saidi murka, Azas Tigor malah tertawa.

"You ngomong saya diam, sekarang diam!" ucap Ridwa Saidi.

"Saya ngomong!" tegasnya.

Emosi Ridwan Saidi tak kunjung turun, presenter akhirnya memutuskan untuk menjeda acara dengan iklan.

"Babe kita cooling down dulu, kita tahan dulu ya," ucap presenter hati-hati.

Dikritik Soal Revitalisasi Monas, Anies Klaim Dapat Apresiasi Setneg dan Tak Langgar Keppres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya buka suara soal polemik revitalisasi Monas.

Orang nomor satu di Jakarta ini pun sempat mendapat banyak kritik dari sejumlah pihak, mulai dari masyarakat, pengamat lingkungan, hingga anggota DPRD DKI Jakarta.

Saat kritikan bertubi-tubi datang, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini awalnya memilih diam.

Namun, Anies akhirnya buka suara dan mengklaim penataan kawasan Monas telah sesuai dengan Keppres 25 tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

"Jadi itu (revitalisasi) sejalan dengan Keppres nomor 25 tahun 1995, karena memang rancangannya dibuat mengikuti Keppres," ucapnya, Kamis (6/2/2020).

Padahal, Pemprov DKI sebelumnya diduga melanggar peraturan yang dikeluarkan di zaman Presiden Soeharto itu lantaran tak meminta izin Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) selaku Ketua Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka.

Tak hanya itu, penebangan ratusan pohon untuk memuluskan proyek revitalisasi itu pun sempat dikecam oleh pengamat lingkungan.

Sampai saat ini keberadaan 191 pohon yang ditebang itu pun masih misteri.

Padahal, ada pohon jenis mahoni dan jati yang memiliki nilai jual tinggi turut ditebang demi proyek tersebut.

Anies semakin dikecam kala sang pemenang sayembara desain revitalisasi Monas, yaitu Deddy Wahjudi mengungkapkan bahwa dirinya tak merekomendasikan penebangan pohon di kawasan bersejarah itu.

Meski mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak, Anies mengaku mendapat apresiasi dari Setneg lantaran konsep revitalisasi yang dilakukannya mengedepankan penambahan ruang terbuka hijau (RTH).

"Komisi pengarah memberikan apresiasi karena akan terjadi penambahan RTH di kawasan Monas," ujarnya.

"Sebagian juga baru menyadari bahwa tempat parkir IRTI dan Lenggang Jakarta akan menjadi tempat hijau," tambahnya menjelaskan.

Anies pun memastikan proyek revitalisasi Monas akan segera kembali dijalankan usai mendapat restu dari Setneg.

"Alhamdulillah revitalisasi Monas jalan terus," tuturnya.

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Azas Tigor Bersikap Begini Saat Debat Soal Revitalisasi Monas, Amarah Ridwan Saidi Meledak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close