Penyebab Kuku Biru Lebam Mayat Lina Versi Teddy, Kurang Oksigen, Minum Obat Berlebihan & Hipertensi


NusaMerdeka ~ Teddy membeberkan penyebab kuku jenazah Lina berwarna lebam biru berdasarkan istilah kedokteran.

Kematian Lina secara mendadak membuat Teddy yang menjadi satu-satunya saksi kunci terus disudutkan.

Terlebih, kabar yang menyebutkan hasil autopsi mantan istri Sule itu akan segera keluar membuat Teddy kembali diperiksa polisi untuk kali keempat.

Meski kematian Lina dinilai janggal oleh beberapa pihak, Teddy menganggap istrinya meninggal karena sebab yang wajar.

Saksi-saksi termasuk mereka yang memandikan jenazah Lina mengatakan kuku-kuku istri Teddy membiru sebelum dimandikan.

"Sebelum dimandikan, ketika Bu Hetty ini koordinator pemandi jenazah Lina melihat ujung jari-jari kuku itu kurang lebih 5 cm.

Bukan jari keseluruhan hanya kuku ruas jari-jari ini kelebam-lebaman," ujar Winarno Djati, pengacara saksi dari tayangan Hot Shot.

Meski sudah berulang kali mondar-mandir ke kantor polisi untuk diperiksa, Teddy meyakini bahwa kematian Lina merupakan hal yang wajar.

"Tapi kemarin udah diperiksa 17 orang yang dari ibu-ibu yang mandikan gak ada apa-apa," kata Teddy.

Teddy kemudian mengungkapkan kemungkinan penyebab kuku mendiang istrinya membiru.

"Terus kuku ada warna biru-biru cuman kalau kedokteran dibilangnya sianosis, kekurangan oksigen ke pembuluh darah atau ke kulit jadi berakibat istilahnya hipoksia itu bisa berakibat dari pengaruh obat yang berlebihan, kurang darah terus bisa juga hipertensi," kata Teddy.

Lebam dan biru-biru di tubuh Lina memang menjadi dasar laporan Rizky Febian atas kejanggalan kematian ibunya.

"Laporannya terkait kejanggalan dalam kematiannya. Seperti ada lebam di leher dan tubuhnya. Jadi belum ada pihak yang dilaporkan," ujar Kombes Pol Saptono Erlangga.

Teddy lantas dicecar pertanyaan dan diminta untuk menunjukkan bukti-bukti dalam proses penyelidikan kematian Lina

"Dari pihak kepolisian minta rekam medis, terus histori sakit bunda Lina itu gimana, terus obat-obat yang dikonsumsi.

Terus sama obat yang ngebantu, seperti tabung oksigen, stabilizer, diminta polisi buat bantu proses penyelidikan," papar Teddy.

Panik Baca Pasal Pembunuhan

Rupanya, setelah diperiksa polisi di awal laporan Rizky Febian, Teddy sempat panik.

Meski tak ada namanya sebagai terlapor, pengacara Lina, Abdurrahman mengatakn jika Teddy sempat kepanikan.

Teddy sempat curhat sambil menyodorkan berkas laporan Rizky Febian.

Dalam berkas laporan itu terdapat pasal pembunuhan berencana.

"Saya lihat dan saya baca, Teddy yang menyodorkan berkas,

(dia bilang) 'ini pak, walaupun tidak ada namanya, tapi pasal yang dituduhkan itu pasal pembunuhan berencana, indikasinya kan mengarah ke saya', dia bilang seperti itu," bongkar sang kuasa hukum, dikutip TribunMataram.com dari YouTube Cumi-cumi.

Melihat ketakutan Teddy, sang kuasa hukum lantas menenangkan suami mendiang Lina

"Saya bilang sudah lah, toh dalam laporan itu tidak disebutkan terlapornya," ungkap Abdurrahman.

Hingga kini, keluarga masih menunggu hasil otopsi atas jenazah Lina Jubaedah, yang merupakan mantan istri komedian Sule dan juga ibu penyanyi Rizky Febian.

Suami mendiang Lina Jubaedah, Tedy Pardiyana menceritakan perasaannya ketika mengikuti proses otopsi jenazah istrinya itu.

Berikut rangkumannya:

1. Merasa tersudutkan

Tedy mengaku merasa tersudutkan dengan kegaduhan yang timbul setelah kematian Lina Jubaedah.

"Kalau tersudutkan pasti, karena di lingkungan sekitar kalau ketemu ada yang belasungkawa dan ada yang nyinyir," kata Tedy di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, seperti dilansir dari Tribun Jabar, Kamis (23/1/2020).

"Saya ambil hikmahnya saja, nikah sama public figure memang agak berat," ujar Tedy.

Dia enggan mengomentari pihak-pihak yang dinilai menunggangi kasus tesebut demi tujuan tertentu dan popularitas.

"Biarin saja, itu mah bumbu-bumbu biar saya tetap semangat ke depannya. Kuda harus dicambuk supaya tetap maju," ujar Tedy.

Ia juga membantah tudingan menikah dengan Lina karena harta yang didapat selama pernikahan dengan Sule.

"Buktinya saya sampai sekarang masih sewa rumah, belum rumah pribadi. Semuanya masih sewa ini," ucap Tedy.

2. Otopsi berdekatan dengan ulang tahun Tedy

Di sisi lain, Tedy rupanya masih menyimpan kesedihan karena proses otopsi terhadap jenazah Lina.

Dalam tayangan YouTube CumiCumi berjudul "Hot News! Jalani Pemeriksaan Polisi, Teddy Sebut Hasil Autopsi Almh. Lina", Tedy mengungkapkan kekecewaannya.

"Sempat kecewa, mungkin ada ya. Karena istri juga pas di hari ulang tahun saya kemarin, 9 Januari harus diotopsi," kata Tedy yang dikutip Kompas.com, Jumat (24/1/2020).

Kematian Lina yang berdekatan dengan hari ulang tahunnya juga menjadi kado yang pedih bagi Tedy.

Ia harus menerima kenyataan istrinya pergi untuk selamanya dan meninggalkan anak semata wayang mereka.

3. Nyaris pingsan lihat otopsi Lina

Selain itu, Tedy yang mencoba menguatkan diri untuk datang ke kuburan tempat proses otopsi digelar, sampai akhirnya memilih pergi.

"Saya lihat alat-alat otopsinya gimana ya, ada gergaji. Saya hampir mau pingsan juga lihat (Lina) mau diotopsi," kata Tedy.

Peralatan yang menurut dia menyeramkan itu, membuat Tedy pamit pulang lebih dulu karena tak tahan jika harus melihat jenazah istrinya diotopsi.

"Makanya saya langsung keluar aja, enggak lihat sepenuhnya," ucapnya lagi.

Suami mendiang Lina, Teddy kini pasrah mengetahui anak bayinya yang akrab disapa Dek Bintang tak dapat jatah warisan ibunya.

Teddy sendiri percaya, Lina telah berusaha bersikap adil terutama untuk anak-anaknya, baik dari Sule maupun dirinya.

Lebih lanjut, Teddy berharap keadilan pembagian warisan Lina diatur sendiri oleh dua anak Sule, Rizky Febian dan Putri Delina.

Setelah meninggal dunia, Lina, mantan istri Sule ternyata meninggalkan warisan yang tak sedikit.

Setidaknya total warisan Lina mencapai Rp 10 Miliar yang juga termasuk harta tidak bergerak.

Hal ini dituturkan oleh kuasa hukum Lina, Abdurachman.

"Kalau dilihat itu mungkin dengan NJOP sekarang, 10 lebih ya, 10 sampai 11," katanya dalam video wawancara seperti channel Cumicumi, yang diunggah pada 15 Januari 2020.

Disebutkan pula, harta tersebut diwariskan pada putra dan putri Lina dari pernikahannya dengan Sule.

"Kalau harta yang dimiliki almarhum setahu saya memang karena almarhum pribadi, pasti melekat ahli waris yaitu anak-anaknya, terutama Rizky dan Putri yang sudah dianggap dewasa," ujarnya.

Sebelum meninggal, Lina disebut sempat meminta kuasa hukumnya untuk mengurus peralihan kepemilikan asetnya kepada Rizky Febian.

"Rumah yang di Panyawangan sama ruko yang di Panyawangan, itu diberikan kepada Putri. Untuk kos-kosan, tanah, dan yang lain-lain memang almarhum sempat minta kepada saya untuk mengurus peralihan kepada Iky," ujarnya.

Menanggapi bayinya tak mendapatkan jatah harta warisan Lina, Teddy pilih pasrah.

Teddy menyebut akan selalu ada rezeki untuk bayi kecilnya, meskipun nantinya tak mendapatkan warisan.

"Enggak usah takut si kecil pasti Allah kasih rezeki," kata Tedy Pardinaya seperti yang diberitakan Tribunnews.

Ia menyebut, sebenarnya Lina sudah berlaku adil kepada semua anak.

"Almarhumah istri adil dan bijak semua kebahagian apa yang kita miliki, anak-anak harus merasakan," katanya.

Ia juga menyebut, menyerahkan kepada anak-anak Lina yang menjadi ahli waris terkait pembagian warisan tersebut, khususnya pada Putri Delina.

"Kalau itu kebijaksanaan kakak-kakaknya (mau ngasih apa)," katanya.

Teddy juga membicarakan perihal utang mendiang istrinya.

Seperti yang dijelaskan kuasa hukum Lina sebelumnya, kliennya disebut sempat menyodorkan dokumen soal utang. Totalnya mencapai sekitar Rp 2 miliar.

"Sempat menyodorkan beberapa piutang di luar, satu sampai dua miliaran lah itu karena dokumen itu semua ada di almarhum waktu itu, posisi sekarang barangkali di suaminya sekarang," kata Abdurachman.

Terkait hal tersebut, Teddy mengaku, semuanya dipasrahkan juga pada anak Sule, Putri Delina sebagai ahli waris.

"Kalau wasiat utang udah saya delegasikan ke teh Putri, biar semua netral dan kondusif," katanya.

Ia pun membenarkan total utang tersebut hampir Rp 2 miliar. Teddy mengaku, sudah memberikan datanya kepada Putri Delina dan kuasa hukum.

"Kebanyakan karyawan Tambun yang kerja sama almarhumah hampir total 2 milliar rupiah (utang) lebih, data sudah dikasih teh Putri sama lawyer," pungkas Teddy.

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Penyebab Kuku Biru Lebam Mayat Lina Versi Teddy, Kurang Oksigen, Minum Obat Berlebihan & Hipertensi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close