Ade Irawan Wafat, Puisinya Untuk Ahok Kembali Viral, Singgung Siapa Sesungguhnya Pegang Kunci Surga?


NusaMerdeka ~ Jelang pemakaman aktris senior Ade Irawan di Kompleks Pemakaman Tanah Kusir Jakarta Sabtu 18 Januari 2020 siang ini, di media sosial kembali viral 'Puisi Untuk Ahok' karya mendiang Ade Irawan.

Puisi ini dibuat Ade Irawan saat heboh kasus penistaan agama karena kontroversi pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 30 September 2016 di Kepulauan Seribu.

Saat itu, Ahok berpidato di depan para nelayan dalam kapasitas sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Akibat pidato Ahok tersebut, mencuatlah kasus penistaan agama yang menjerat pria asal Bangka Belitung tersebut sehingga berujung vonis penjara 2 tahun.

Sebelum vonis dijatuhkan, pro kontra pun bermunculan terkait kasus tersebut.

Ada yang berdemo menentang Ahok dan menuntut dipenjarakan.

Sebagian arus lain membela Ahok, menganggap semerbak politisasi untuk menjegalnya dari kontestasi Pilkada Jakarta.

Masing-masing pihak punya kacamata dan alasan sendiri untuk mempertahankan argumentasinya, baik yang pro maupun kontra.


Nah, saat itu, aktris Ade Irawan berada pada pihak yang membela Ahok.

Almarhumah begitu sedih, ayahanda Nicholas Sean Purnama itu terganggu kinerjanya membenahi Jakarta oleh masalah tuduhan penistaan agama.

Mengekspresikan galaunya, ibunda aktris Ria Irawan itu membuat puisi.

'Puisi Untuk Ahok' demikian judulnya.

Meski judulnya menyebut nama Ahok, di dalam naskah puisinya tak satu kata pun memunculkan nama Ahok.

Kalimat-kalimatnya lebih banyak bernada keprihatinan.

Ia bertanya soal, siapa sebenarnya pemegang kunci masuk surga?

Puisi tersebut kini kembali jadi pusat perhatian di media sosial setelah kabar Ade Irawan meninggal dunia pada Jumat petang 17 Januari 2020.

Puisi tersebut viral, sebagai salah satu bentuk warisan karya Ade Irawan yang juga pernah memerankan istri Jenderal AH Nasution di film Pemberontakan G30 S/ PKI.

 Berikut ini isi 'Puisi Untuk Ahok' karya Ade Irawan yang kembali viral

"Dia cuma laki-laki biasa, yang merambah semak liar dan sesekali menebas belantara kemunafikan dan keserakahan.

Kalau pun dia coba merajut maaf dan kedamaian, siapa yang mau peduli?

Karena langkahnya sudah dijegal jeruji kebencian.

Dan cakar mereka sudah tak sabar ingin mengoyak kejujurannya.

Kadang aku malu bersimpuh di sajadah, mencari jawabmu dalam tengadah.

Tuhan, siapa sesungguhnya pemegang kunci surga? Siapa?"

Berikut video Puisi Untuk Ahok


Ade Irawan Berpulang Hanya 11 Hari Setelah Wafatnya Putri Tercinta, Ria Irawan

Dunia perfilman tanah air kini sedang berduka.

Setelah kepergian Ria Irawan pada 6 Januari 2020 lalu, kini sang ibu yaitu Ade Irawan juga telah berpulang.

Aktris senior Ade Irawan meninggal dunia pada hari ini, Jumat 17 Januari 2020, tepat sebelas hari setelah kepergian sang putri.

Selain dikenal sebagai aktris, Ade Irawan juga aktif menulis skenario film.

Skenario film yang pernah ditulis Ade Irawan antara lain berjudul Fajar Menyingsing dan Belas Kasih.

Tak hanya jago berakting dan menulis skenario, Ade Irawan juga gemar menulis puisi.

Salah satu puisi karya Ade Irawan sempat diabadikan oleh menantunya, Mayky Wongkar pada tahun 2017 silam.

Suami mendiang Ria Irawan membagikan video saat ibu mertuanya membacakan sebuah puisi.

Dalam video berdurasi 59 detik itu, Ade Irawan mengungkapkan dirinya menulis puisi saat ada hal yang menganggu pikirannya atau ada peristiwa yang menyentuh hatinya.

Inilah video saat Ade Irawan membacakan puisi karyanya yang dibagikan oleh Mayky Wongkar bertepatan dengan ulang tahun ke-80 tahun sang ibu mertua.



Aktif bermain film sejak tahun 60-an, inilah beberapa judul dari ratusan film yang pernah dibintangi oleh Ade Irawan TribunStyle.com rangkum dari berbagai sumber.

Diambang Fadjar (1964)

Tjinta Diudjung Tahun (1965)

Benyamin Spion 025 (1974)

Widuri Kekasihku (1976)

Ateng Sok Aksi (1977)

Rhoma Irama Berkelana I (1978)

Rhoma Irama Berkelana II (1978)

Ratu Pantai Selatan (1980)

Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI (1982)

Nyi Blorong (1982)

Catatan Si Emon (1991)

Pengantin Remaja (1991)

Dreams (2016)
Selain membintangi ratusan judul film, Ade Irawan juga bermain dalam beberapa sinetron antara lain Bawang Merah Bawang Putih (2004), Selimut Hati (2006), dan Aku Bukan Aku (2006). (TribunStyle/Vega Dhini Lestari)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Ade Irawan Wafat, Puisinya Untuk Ahok Kembali Viral, Singgung Siapa Sesungguhnya Pegang Kunci Surga?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close