Mahfud MD Bongkar Suasana Rapat dengan Jokowi saat Bahas Perppu KPK: Tertawa-tawa Semuanya


NusaMerdeka ~ Mantan Menteri Hukum dan HAM, Mahfud MD membongkar suasana bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) KPK Rabu (25/9/2019).

Hal itu disampaikan Mahfud MD saat menjadi bintang tamu di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (1/10/2019).

Mahfud MD menegaskan sejumlah tokoh diundang oleh Jokowi ke Istana Negara secara mendadak.

Ia menegaskan, Jokowi lah yang menghendaki sejumlah tokoh datang.

"Pertemuan dengan presiden saat itu bukan kami yang minta ketemu presiden untuk menyampaikan masukan, kami tiba-tiba diundang. Diundangnya pun oleh istana itu semula hanya 21 (orang) belum ada nama Bivitri kemudian naik 32 belum ada nama Bivitri," jelas Mahfud MD dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club.

Bahkan, mulanya sejumlah tokoh juga tidak tahu menahu mengapa mereka dipanggil ke istana.

"Dan kami tidak janjian, tidak koordinasi sama sekali, mau ngomong apa, apa yang dibicarakan," sambungnya.

Kemudian Mahfud MD membantah adanya kabar bahwa Jokowi hanya meminta saran pada tokoh-tokoh berusia lanjut untuk membahas Perppu KPK.

Supaya diingat narasi-narasi di media itu ini orang-orang tua. Bukan orang tua kok yang menghadap presiden. Yang tua cuma berapa orang, yang lain itu masih usia produktif," kata Mahfud MD.

• Perppu KPK Ditolak Jusuf Kalla dan Tak Disukai Partai Koalisi Jokowi, Sebut Opsi Terakhir

"Yang orang tua itu hanya Bu Saparina Sadli, Pak Emil Salim yang di atas 80. Yang lain-lain kan 60 sekian lebih banyak, malah ini belum 50 belum 40 kali ini si Bivitri," sambungnya.

Selain itu, Mahfud MD juga merasa heran dengan adanya kabar bahwa Jokowi dalam tekanan membahas Perppu KPK.

Pakar Tata Hukum Negara ini mengatakan, suasana rapat bersama Jokowi berlangsung cair.

"Presiden sama sekali tidak dalam kondisi ditekan. Ndak ada, waktu itu kami semua heran, presiden biasanya agak serius ini tertawa-tawa semuanya punya kesan kok kali ini presiden tampak gembira sekali sehingga kita ngomongnya ya biasa saja," terang Mahfud MD.

Lantas, Mahfud MD membeberkan tujuan presiden mengundang para tokoh.

"Presiden ingin mendengar pendapat pembanding gitu terhadap situasi yang berkembang," lanjut Mahfud MD.

Lihat videonya menit awal:



Pada kesempatan itu, Mahfud MD juga mengaku heran dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang tengah mengkritik sejumlah produk undang-undang.

Diketahui, sejak Senin (23/9/2019) hingga Selasa (1/10/2019), mahasiswa terus menggelar aksi demonstrasi di sejumlah titik, terutama di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

• Oknum Polisi Diduga Ada Dalam Grup Whatsapp STM yang Viral Dapat Bayaran Demo, Ini Kata Polri

Mereka melayangkan tujuh tuntutan di mana beberapa di antaranya untuk membatalkan rencana KUHP hingga UU Pertanahan.

Mahfud MD mengaku aneh dengan aksi tersebut lantaran pemerintah telah sepakat untuk meniadakan usulan tersebut.

Sementara demo terus berlanjut dan menuntut hal yang sama.

"Saya gini kepada para demonstran itu bagi saya aneh ya, tiap hari itu demo itu isinya menolak RUU KHP, pertanahan, padahal itu sudah dinyatakan enggak, presiden dan DPR sudah mengatakan enggak," ujar Mahfud MD.

Dirinya lantas menilai jika mahasiswa tidak mengikuti update terkini.

"Tiap hari ini sampai begitu pidatonya. Ini berarti mahasiswa enggak ngikuti. Pidato (mahasiswa) ini sampai sekarang begini. Wong sudah dibatalkan." sebutnya.

Kemudian ia juga mengkritik mengenai tuntutan dibatalkan, padahal belum ada penerimaan bagi kami.

"Lalu yang aneh minta rancangan KHUP dibatalkan, lah batalkan. Lah gimana membatalkannya wong disuruh tarik. Kalau mau dibatalkan diberlakukan dulu baru dibatalkan, ini berlaku sudah minta dibatalkan," papar Mahfud MD.

"Kan enggak masuk akal secara hukum," ujarnya tertawa.

Lebih lanjut Mahfud MD juga sempat mengajak untuk jeli melihat adakah sosok yang menyetir di belakang massa aksi.

"Nah itu sekarang kita harus jeli juga melihat yang demo ini siapa yang nyetir? Isunya ini sudah selesai dibahas setiap hari masih terus diprotesnya."

"Masih sampai hari ini ramai-ramai pidatonya masih itu. Ini apaan?,"

• Mahfud MD Nasihati Najwa Shihab soal Berita Hoaks yang Menimpanya: Nanti Netizen Saling Menjawab

Mahfud MD lantas memberikan nasihatnya untuk para aksi demo.

"Nah akhir sekali saya ingin mengatakan kita selalu dalam perjuangan saya ingin berpesan untuk adik-adik mahasiswa, itu ada dalil kaidah uhsul fikih."

“Maa laa yudroku kulluhu laa yutroku kulluhu”, ujarnya.

"Kalau engkau tidak dapat seluruhnya, jangan tinggalkan seluruhnya, ambil sisanya."

Ia menilai jika mereka telah banyak berjuangan dan harus menerima seluruh keputusan.

"Kita sudah berjuang agar undang-undang KPK sudah diperjuangkan dan itu hasilnya, ya mari kita manfaatkan peluang-peluang yang masih tersedia."

"Kita berjuang agar capim itu jangan itu kan masih ini, apa masih bisa menolak? Ya sudah. Kita manfaatkan dari celah-celah lain. Sehingga negara ini berjalan terus," pungkasnya.

Lihat videonya dari menit ke 19.00:



Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Mahfud MD Bongkar Suasana Rapat dengan Jokowi saat Bahas Perppu KPK: Tertawa-tawa Semuanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close