Thareq Kemal Buka Penutup Mata di Depan Publik, Cara Putra Habibie Ungkap Penyakitnya Banjir Pujian


NusaMerdeka ~  Sempat viral dibicarakan, Thareq Kemal Habibie akhirnya muncul ke media mengungkap alasannya memakai penutup mata.

Beberapa waktu lalu, banyak yang bertanya-tanya mengapa Thareq Kemal Habibie menggunakan penutup mata berwarna hitam untuk mata kanannya?

Berbagai informasi beredar melalui media sosial.

Salah satu informasi yang beredar menyebutkan, sejak 2016, BJ Habibie telah mendaftarkan diri sebagai pendonor kornea untuk putranya.

Kakak Thareq Kemal Habibie, Ilham Akbar Habibie, membantah informasi itu.

Ilham Habibie mengatakan, Thareq Kemal Habibie menggunakan penutup mata karena menderita glaukoma.

Senada dengan penjelasan sang kakak, Thareq Kemal Habibie pun mengungkap alasannya mengenakan penutup kepala.

Tak hanya itu, Thareq Kemal Habibie bahkan sampai membuka penutup matanya guna menunjukkan kondisi matanya yang sempat membuat penasaran.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Intens Investigasi RCTI, Thareq Kemal Habibie mengatakan bahwa dirinya dulu mengidap diabetes.

Namun saat diabetesnya sembuh, Thareq Kemal Habibie justru harus menghadapi penyakit glaukoma.

Alhasil, mata kanan Thareq Kemal Habibie pun mengalami kerusakan di bagian retina.

Hal tersebut diakibatkan akibat adanya tekanan pada retina mata Thareq Kemal Habibie yang membuatnya rusak.

"Saya ini menderita diabetes. Tapi lucunya diabetes saya hilang. Cuma bayarannya gini. Karena diabetes, orang bisa kena penyakit glaukoma. Glukoma itu mengakibatkan tekanan di dalam mata tinggi. Sekarang tekanan mata saya sekitar 25," jelas Thareq Kemal Habibie.

Sambil tersenyum ramah, Thareq Kemal Habibie pun menjelaskan dengan lugas soal tekanan yang ada di matanya.

Thareq Kemal Habibie mengungkap bahwa dirinya tidak bisa menangkap cahaya yang masuk ke mata kanannya tersebut akibat penyakit glaukoma.

"Akibat tekanan yang ada di dalam, retinanya kegencet sehingga pecah, rusak. Retina itu adalah layar di belakang mata yang menerima cahaya," ungkap Thareq Kemal Habibie.


Untuk lebih jelas, Thareq Kemal Habibie pun membuka penutup matanya di depan khalayak.

Thareq Kemal Habibie pun menunjukkan kondisi matanya yang terlihat normal seperti tidak memiliki gangguan.

Namun yang Thareq Kemal Habibie justru sebaliknya.

• Sosok Insana Abdul Adjid Istri Ilham Habibie, Ternyata Bukan Orang Sembarangan Lihat Penampilannya

• Anggun Sedih Lihat Tingkah Peziarah di Makam Habibie : Saatnya Ada Edukasi untuk Generasi Selfie

Ketika melihat cahaya, Thareq Kemal Habibie mengaku pandangannya langsung buram.

"Ini saya buka mata ya supaya kalian lihat. Mata saya tidak abu-abu tidak kenapa-kenapa kan ? Cuma kalau disinari, saya tidak melihat cahayanya," pungkas Thareq Kemal Habibie.

Karenanya, Thareq Kemal Habibie pun memilih untuk menutup mata kanannya.

Hal tersebut untuk melatih otaknya bahwa dirinya hanya bisa melihat jelas dengan satu mata saja.

"Dengan sekarang saya begini (mata kanan terbuka tanpa penutup), saya lihatnya buram. Karena otak membiasakan diri bahwa saya bisa lihat dengan dua mata. Dengan mata tertutup saya tiba-tiba jadi tajam. Jeleknya, karena saya tidak bisa lihat tiga dimensi, saya tidak tahu jarak," jelas Thareq Kemal Habibie.


Viral potret dirinya yang menjadi perbincangan pun tak dipermasalahkan Thareq Kemal Habibie.

Putra bungsu BJ Habibie itu justru senang karena bisa dikenal sebagai sosok Nick Furry Indonesia.

"Lagi pula saya jadi agent Indonesia kan ? Nick Furry of Indonesia," kata Thareq Kemal Habibie sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Thareq Kemal Habibie juga mengungkap alasannya memilih untuk memakai penutup kepala dibanding plester.

Menurut Thareq Kemal Habibie, penutup mata adalah benda yang praktis dan tidak menimbulkan efek samping apapun pada bentuk fisik matanya.

"Pilih gini kalau pakai plester kan nanti bulu mata keangkat, nempel kalau pas malam kebuka kan. Kalau begini kan tinggal tarik, tidur," akui Thareq Kemal Habibie.

Mengenai penyakitnya, Thareq Kemal Habibie mengaku bahwa dirinya harus rutin periksa ke dokter tiap 6 bulan sekali.

Hal itu Thareq Kemal Habibie lakukan guna mencegah penyebaran glaukoma ke mata kirinya.

"Glukoma itu bisa kena dua mata. Jadi setiap setengah tahun saya harus ke dokter mata untuk periksa supaya kiri tidak kena juga," ujar Thareq Kemal Habibie.

Penjelasan lugas nan santai ala Thareq Kemal Habibie itu rupanya menarik perhatian Warganet.

Video singkat mengenai penjelasa Thareq Kemal Habibie yang diunggah akun Intens di media sosial pun menuai kekaguman.

Khalayak dibuat terpesona dengan sikap Thareq Kemal Habibie yang santai namun tetap jelas dalam mengurai alasannya memakai penutup mata.

fidelia_valda : Akhirnya saia bisa tidur nyenyak,. Dgn penjelasan beliau. Smga cpt diberi kesembuhan pak thareq. Aamiin

sinthia_711 : Masya Allah ramah sekali ya cara beliau jawab pertanyaan media padahal anak seorang Alm BJ Habibie

chacha.khairunnisa : Masya Allah sangat2 humble beliau mau menjelaskan sebab musabab matanya tertutup biar orang awam berhenti untuk memikirkan hal2 aneh bahkan dibuat lelucon

amalia.aisyah47 : bapak ini cerdas bangets cara berbicaranya apalagi cara berfikirnya

anna.utami : Gaya bicaranya ky bpk habibie semoga dberi kesembuhan pak

citra_azra : Dr bicara ramah seperti pak habibi,memang buah tak jauh dr pohonnya.

nienaqsa : Gak papa gitu aja pak Thareq kliatan keren & tambah ganteng

• Dikerubungi Ibu-ibu Berfoto Selfi, Makam BJ Habibie Nyaris Rusak, Petugas: Nisannya Sampai Miring

• Makam BJ Habibie Jadi Ajang Berfoto Warga, Nisan Eyang Habibie Sampai Miring: Ibu Awas!

Mengenal Glaukoma, Penyakit yang Membuat Thareq Kemal Habibie Pakai Penutup Mata

Melansir dari pemberitaan Kompas.com, 19 Agustus 2019, glaukoma merupakan penyakit nomor 2 setelah katarak yang bisa menyebabkan kebutaan.

Penyakit tersebut terjadi karena ada tekanan cairan dalam bola mata yang terlalu tinggi.

Hal ini mengakibatkan serabut saraf yang seharusnya membawa sinyal penglihatan dari mata ke otak menyebabkan kerusakan pada serabut saraf mata.

Kebutaan pada penderita glaukoma berbeda dengan katarak.

Pada penderita glaukoma, kebutaan tidak bisa disembuhkan.

Mereka yang berisiko

Penyakit glaukoma berisiko terjadi kepada mereka yang memiliki riwayat keluarga glaukoma.

Selain itu, berisiko pula terjadi terhadap orang-orang dengan riwayat penyakit diabetes melitus, hipertensi, dan migrain.

Faktor usia dan obat juga bisa memengaruhi seseorang menderita glaukoma.

Mereka yang berusia 40 tahun ke atas dan pengguna steroid dalam berbagai bentuk sediaan obat, berisiko terkena penyakit ini.

Penderita mata minus dan plus, serta mereka yang memiliki trauma mata juga sangat berisiko mengalami glaukoma.

• Usai Pemakaman, Ada Pesawat Kertas di Makam BJ Habibie

Proses terjadinya glaukoma

Di dalam mata, terdapat organ yang dinamakan badan siliar.

Tugas dari organ tersebut adalah menghasilkan cairan bola mata yang disebut akuos humor.

Dalam keadaaan normal, akuos humor mengalir melalui pupil, lalu ke sudut bilik mata depan dan ke luar melalui jaringan-jaringan pada bilik mata depan yang disebut anyaman trabekulum.

Pada penderita glaukoma, terdapat gangguan pada sistem pembentukan dan pengeluaran cairan akuos humor sehingga tekanan bola mata menjadi tinggi.

Gejala glaukoma

Gejala awal penderita glaukoma umumnya adalah hilangnya penglihatan tepi atau samping.

Akan tetapi, gejala ini biasa tidak terlalu dirasakan oleh penderita.

Glaukoma, yang biasa disebut “pencuri penglihatan”, kerap luput dari perhatian hingga akhirnya mengalami kebutaan.

Gejala glaukoma ke tingkat yang lebih parah biasanya diikuti dengan gejala berikut:

- Melihat lingkar cahaya di sekitar lampu
- Hilangnya penglihatan
- Kemerahan pada mata
- Mata yang terlihat kabur
- Mual atau muntah
- Sakit mata, dan penglihatan sempit.

Untuk mendeteksi glaukoma, Anda bisa menjalani pemeriksaan lengkap dengan spesialis mata setiap 1 atau 2 tahun sekali.

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Thareq Kemal Buka Penutup Mata di Depan Publik, Cara Putra Habibie Ungkap Penyakitnya Banjir Pujian"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close