Dituding Andre Rosiade Nikmati Fasilitas saat Jadi Staf Ahok, Rian Ernest Kesal : Fitnah Macam Apa?


NusaMerdeka ~ Politisi Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) tampak gusar saat dituding oleh Andre Rosiade soal masa lalunya saat menjadi staf Ahok ketika masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Rian Ernest pun lantas menyebut bahwa Andre Rosiade sedang melayangkan fitnah terhadapnya.

Hal itu terlihat dalam tayangan Talk Show Dua Sisi TV One edisi Jumat (9/8/2019) yang dilansir TribunnewsBogor.com.

Dalam tayangan tersebut, Rian Ernest awalnya mengkritik keras kinerja Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta.
Sebab menurutnya, pasca dua tahun menjabat, kinerja Anies Baswedan belum juga terlihat.

"Gubernur ini harus kita kritik bersama, karena permasalahan DKI ini kusut, kompleks. Saya akan soroti soal polusi, soal sampah misalnya. Kalau pak Gubernur ini baru terpilih seminggu, akan mudah memang menyalahkan gubernur terdahulu, ini sudah dua tahun," ujar Rian Ernest.

Karenanya, Rian Ernest pun menyebut bahwa Anies Baswedan kini lebih senang untuk melakukan pencitraan.

Hal itu terkait dengan rencana gelaran F1 di Jakarta yang konon digawangi langsung oleh Anies Baswedan.

Mengacu pada hal itu, Rian Ernest pun menyoroti hal penting yang seharusnya diselesaikan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta.

Yakni perihal pengolahan sampah yang menurutnya justru mengalami progres kurang baik.

Padahal setahu Rian Ernest, pada kepemimpinan Gubernur terdahulu, progres pengolahan sampah di DKI Jakarta sudah berkembang.

"Soal pembakaran sampah modern, ini sudah plan dari zaman gubernur terdahulu, dan sudah 2 tahun pak Anies menjabat progres pembangunannya baru 2 persen, baru uji tanah. Padahal dari zaman Pak BTP Pak Djarot itu sudah ground breaking," pungkas Rian Ernest.

Menjawab kritikan Rian Ernest, Andre Rosiade selaku politisi Partai Gerindra pun memberikan sanggahannya.

Perihal pengolahan sampah, Andre Rosiade menyebut bahwa progres pada program tersebut sudah baik.

Bahkan dijelaskan Andre Rosiade, Anies Baswedan memiliki target bahwa pembangunan tempat pengolahan sampah itu akan selesai tahun 2022.

Lebih lanjut, Andre Rosiade pun mengungkap perihal kinerja Anies Baswedan yang selama ini dikritik.

Menurutnya, sejak awal memimpin, Anies Baswedan memang sudah banyak dibully.

"Pemerintah sudah bekerja. Tapi dari awal Mas Anies itu sudah ditarget. Bayangkan, baru dilantik jadi gubernur, kata-kata pribumi saja dihabisi, dibully, dimaki," ujar Andre Rosiade.

Perihal kritikan Rian Ernest yang menyebut kinerja Anies Baswedan tak terlihat padahal sudah dua tahun menjabat pun turut dijawab Andre Rosiade.

Menurut Andre Rosiade, permasalahan yang ditinggalkan Ahok itu sangat kompleks.

Andre Rosiade pun lantas menyinggung sosok Rian Ernest yang merupakan mantan staf Ahok.

Ia menuding bahwa Rian Ernest dulu ikut menikmati fasilitas selama menjadi staf Ahok

"Dua tahun itu jelas kerjanya. Bayangkan, masalah yang ditinggalkan oleh Ahok. Reklamasi kita tahu, ada 4 pulau reklamasi di zaman Rian Ernest nih menikmati fasilitas sebagai tangan kanan Ahok di Balai Kota," imbuh Andre Rosiade.

Mendengar tudingan dari Andre Rosiade, Rian Ernest pun kesal.

Ia lantas bertanya perihal maksud dari ucapan Andre Rosiade terkait dengan menikmati fasilitas tersebut.

Saking kesalnya, Rian Ernest pun menuding Andre Rosiade sedang melakukan fitnah.

Diketahui sebelumnya, Rian Ernest pernah menjadi staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kala menjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Fasilitas apa saya nikmati ? Anda bilang saya terima fasilitas ?" tanya Rian Ernest.

"Anda menikmati sebagai pegawai pemerintahan DKI waktu itu, mewakili dulu, pasti dapat dong uang," tutur Andre Rosiade.

"Apa hubungannya pengembang dengan sebagai staf. Ini fitnah macam apa lagi ? Coba Anda koreksi, apakah saya menikmati fasilitas," tanya Rian Ernest lagi.

Menjawab pertanyaan Rian Ernest, Andre Rosiade langsung membelokannya dengan bahasan perihal kebijakan Ahok saat menjadi gubernur DKI Jakarta.

Tak puas dengan pernyataan Andre Rosiade, Rian Ernest pun lantas tersenyum.

"Rian Ernest selama mendampingi Ahok di balai kota, kita tahu masalah reklamasi 4 pulau yang semacam tertutup. Jadi Rian Ernest ini Pak Ahok waktu itu disegel tapi segelnya tidak bisa diakses oleh masyarakat. Oleh Anies, dia segel, dia pastikan pulau itu terbuka dikuasai oleh DKI," ucap Andre Rosiade.

"Durasinya lama ya, kita bahas fitnahnya kapan ?" tanya Rian Ernest sinis.

Usai mendengar jawaban panjang Andre Rosiade, Rian Ernest pun langsung memberikan penjelasan.

Yakni perihal tudingan yang tadi diungkap oleh Andre Rosiade.

"Simpel saja, kalau bicara transparan, di zaman gubernur terdahulu sebenarnya bagus sudah ada praktek baik, transparansi. Suka enggak suka, segala agenda yang dibahas, soal Bantar Gebang itu dibahas dalam rapat pimpinan tiap minggu, jadi terbuka. Jadi kalau dibilang tertutup saya bingung," ungkap Rian Ernest.

"Soal reklamasi, akhirnya Pak Anies memberikan IMB reklamasi. Jadi jangan menggali kubur sendiri. Karena Pak Anies ini meneruskan reklamasi," sambungnya.

"Anies Baswedan tidak meneruskan reklamasi, yang 13 itu ditutup sama dia," tegas Andre Rosiade.



Penjelasan Rian Ernest Soal Gajinya

Rian Ernest, salah seorang staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kala menjabat Gubernur DKI Jakarta, menyebut Anies Baswedan mispersepsi jika mengatakan dirinya dan staf lainnya digaji perusahaan swasta.

Rian yang bekerja sebagai staf Ahok selama dua tahun dengan tegas mengatakan, dirinya dan staf lain dibayar Ahok dari uang operasional gubernur DKI, bukan oleh perusahaan swasta seperti yang disebut Anies Baswedan.

"Kami (staf) ini digaji setiap bulan langsung ditransfer ke Bank DKI dari uang APBD yang masuk dalam biaya penunjang operasional gubernur yang jumlahnya gede itu. Saya sendiri waktu itu digaji Rp 20 juta per bulan," ujarnya dilansir dari Kompas.com.

Menurut Rian Ernest, ketika pertama kali resmi menjadi staf Ahok, dirinya langsung diminta membuat rekening Bank DKI agar segala macam proses transfer bisa lebih mudah karena langsung dari biaya penunjang operasional gubernur yang ada di dalam APBD.

"Awalnya itu saya ikut daftar seleksi yang dibuka sama Pak Ahok, setelah itu diwawancara dan kemudian magang selama lebih kurang enam bulan. Ketika magang selesai dan kinerjanya bagus juga tenaganya dibutuhkan gubernur, langsung bisa jadi stafnya," ujar Rian Ernest.(*)

Sumber :tribunnews.com

0 Response to "Dituding Andre Rosiade Nikmati Fasilitas saat Jadi Staf Ahok, Rian Ernest Kesal : Fitnah Macam Apa?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close